Perempuan China Jadi Viral karena Makan Pisang di Kereta dengan Cara Unik

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang perempuan di China mendadak viral karena dia membungkus tubuhnya dengan plastik untuk memakan pisang di kereta bawah tanah.

Perilaku aneh perempuan yang sedang menaiki kereta bawah tanah di Wuhan, China itu segera direkam oleh Wang, penumpang lain yang duduk berdekatan dengan wanita itu.

Portal Thepaper.cn. menjelaskan Wang kaget ketika dia melihat seorang perempuan membungkus tubuhnya dengan plastik di dalam kereta. Tidak lama setelah membungkus diri, wanita itu segera memakan pisang yang dibawanya.

Melihat perilaku aneh wanita itu, Wang pun segera mengeluarkan ponsel untuk mengambil video.

"Ada wabah virus corona sporadis di seluruh Wuhan, tetapi menurut saya, agak ekstrem bagi wanita ini untuk melindungi dirinya sendiri seperti ini. Meskipun tidak ideal untuk makan di dalam kereta. Dia mengisolasi dirinya dari orang lain dengan membungkus badannya dalam kantong plastik," jelas Wang, dikutip dari South China Morning Post, Senin (7/11).

Video yang direkam Wang menunjukkan tidak banyak penumpang kereta memerhatikan perilaku aneh wanita itu. Orang-orang pun terlihat sibuk dengan dirinya sendiri, seperti menatap layar ponsel atau tidur.

Seorang pekerja kereta mengatakan penumpang dilarang untuk makan di kereta.

"Jika penumpang melihat orang makan di kereta, mereka dapat menghubungi nomor kami dan kami akan mengirim karyawan kami untuk menghentikan orang tersebut makan," jelas pekerja yang disebutkan namanya itu.

Perilaku perempuan itu menjadi viral di media sosial China. Pengguna media sosial pun terpecah entah mendukung atau tidak mendukung perilaku wanita itu.

“Apakah dia tidak menyadari bahwa orang tidak bisa makan di kereta bawah tanah? Perilakunya akan dihina oleh siapa pun,” tulis seorang pengguna Douyin (TikTok China).

“Apakah ini orang yang melakukan proyek seni pertunjukan? Saya tidak tahu mengapa dia mengenakan kantong plastik sebesar itu,” tulis pengguna lain.

Namun perilaku perempuan itu juga mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Saya pikir dia mengalami gula darah rendah. Dia memasukkan dirinya ke dalam kantong plastik dan makan pisang di dalamnya, jadi dia tidak akan mempengaruhi orang lain. Saya acungkan dua jempol padanya,” tulis pendukung perempuan itu.

“Dia tidak membawa dampak negatif apa pun kepada orang lain di ruang publik. Masyarakat harus lebih menoleransi perilaku ini dan membiarkan penumpang lain yang bertindak serupa merasakan kehangatan masyarakat,” jelas kantor berita Jimu news.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]