Perempuan Korban Pemerkosaan Sekuriti Minta Pendampingan LBH Makassar

Dedy Priatmojo, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA – AV, sosok perempuan yang mengaku menjadi korban pemerkosaan security Menara Bosowa mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, di Jalan Pelita, Jumat, 26 Maret 2021.

Direktur LBH Makassar, Muhammad Haidir, mengatakan korban sudah memasukkan laporan dengan maksud meminta pendampingan hukum.

"Tadi sudah diminta keterangan, dan kita sudah menerima laporannya," ujarnya.

Menurut Haidir, selanjutnya tim LBH Makassar akan mempelajari laporan korban, yang apabila memenuhi syarat pendampingan, maka akan segera dilakukan pendampingan hukum.

Kasus pemerkosaan itu viral setelah AV menyampaikan pengakuan lewat sebuah rekaman video yang kemudian terposting di akun sosial media Instagram @Info.bulukumba, Kamis kemarin.

AV mengaku sudah melaporkan kasus dugaan pemerkosaan itu ke kepolisian pada November 2020 lalu, namun tidak jelas penanganannya. Bahkan, R, terduga pelaku yang disebut korban bekerja sebagai seorang sekuriti masih bebas berkeliaran, sehingga korban nekat membuat video itu.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, memastikan jika kasus itu sementara ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan kepada pelapor dan terlapor.

Menurutnya, tim penyidik masih mencari saksi untuk menyinkronkan keterangan pelapor dan terlapor, termasuk CCTV di tempat kejadian perkara.

"Untuk mengetahui ada tidak perbuatan kekerasan, sehingga terjadi pemerkosaan sebagaimana yang dilaporkan,” kata Agus.