Perempuan Penyimpan 7 Janin dalam Kotak Makan di Makassar Ditangkap

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jahtanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar menangkap pelaku penyimpan tujuh janin dalam kardus dan kotak makan di sebuah indekos di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Pelaku berinisial NM ditangkap di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Sudah (ditangkap). Sekarang tim lagi perjalanan ke Makassar," kata Kepala Sub Unit Jatanras Polrestabes Makassar Inspektur Polisi Dua Nasrullah.

Nasrullah belum bisa mengungkapkan motif dan kronologi disimpannya janin dan bayi dalam kotak makanan itu. Ia mengaku belum memeriksa pelaku.

Ditinggalkan Selama 6 Bulan

Sebelumnya, warga Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar digegerkan penemuan janin berjenis kelamin perempuan dalam sebuah kamar kos. Saat ditemukan, janin itu disembunyikan dalam kotak makanan atau Tupperware.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Biringkanaya, Inspektur Satu Nurman Matasa mengatakan tujuh janin tersebut ditemukan Sabtu (3/6) malam di kamar indekos yang sudah ditinggalkan penghuninya sejak 6 bulan lalu.

"Iya kemarin ditemukan di dalam Tupperware yang disimpan dalam kardus," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/6).

Nurman mengaku saat ini pihaknya sedang mengejar seorang perempuan yang diduga sebagai ibu dari janin itu. Pasalnya, saat ini ibu dari janin tersebut diduga sudah meninggalkan Kota Makassar, setelah meninggalkan kamar indekosnya sejak 6 bulan lalu.

"Kami tengah mengejar diduga orang tua jasad bayi itu. Kami menduga pelaku sudah meninggalkan Makassar," tuturnya.

Kondisi Janin Mengenaskan

Nurman menjelaskan kronologis penemuan ketujuh janin itu berawal saat pemilik indekos hendak membersihkan kamar tersebut. Saat dibersihkan, saksi melihat ada sebuah kardus dan akhirnya dibuka.

"Saat dibuka langsung keluar bau busuk yang menyengat. Setelah dicek, ternyata dalam kardus itu ada mayat bayi perempuan yang disimpan dalam kotak makan," ungkapnya.

Nurman menambahkan janin tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. "Kondisi sudah hancur, hanya bagian kepala dan rambut saja. Bayangkan sudah sejak 6 bulan disembunyikan di dalam kardus," ucapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel