Perempuan Tertinggi di Dunia Pertama Kali Bisa Terbang Naik Pesawat

Merdeka.com - Merdeka.com - Perempuan tertinggi di dunia bernama Rumeysa Gelgi (24) untuk pertama kalinya naik pesawat terbang. Dia terbang menggunakan Turkish Airlines pada September lalu.

Perempuan dengan tinggi 215 sentimeter itu memegang rekor perempuan tertinggi di dunia yang diberikan Guinness World Records.

Tinggi badan ekstrem tersebut disebabkan sindrom Weaver, sindrom pertumbuhan berlebihan terkait dengan pertumbuhan yang cepat, bersama dengan kelainan kraniofasial, tulang dan neurologis. Karena kondisinya itu, Gelgi menggunakan kursi roda dan bisa tetap berjalan tapi dalam waktu singkat.

Dikutip dari laman The Jerusalem Post, Senin (7/11), Gelgi awalnya tidak bisa naik pesawat karena tinggi badannya yang ekstrem. Lalu Turkish Airlines membuat inovasi terhadap salah satu pesawatnya, sehingga Gelgi bisa terbang dari Istanbul menuju San Fransisco, Amerika Serikat (AS).

Maskapai tersebut melepas enam kursi penumpang, menggantinya dengan brankar atau tempat tidur dorong untuk Gelgi.

"Perjalanan mulus dari awal sampai akhir," tulis Gelgi di akun Instagramnya setelah mendarat di California. [pan]