Perempuan Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Hotel di Makassar Berstatus Pelajar

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar mengungkapkan identitas perempuan tewas yang diduga terjatuh dari lantai 18 Hotel Karebosi Premier Makassar. Korban berinisial NRR (16) dan masih berstatus pelajar.

Namun penyebab pasti kejadian itu belum diketahui. Polisi masih menyelidikinya.

Wakil Kepala Polres Pelabuhan Makassar Komisaris Sugeng Supriyanto mengatakan jasad NRR merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Makassar. Korban tercatat sebagai warga Jalan Perum Puri Taman Sari Blok A2, Kelurahan Borong Raya, Kota Makassar.

"Identitas korban NRR umur 16 tahun. Untuk penyebab kematiannya masih ditelusuri," ujarnya singkat, Kamis (10/11).

Periksa Dua Saksi

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Wajo Komisaris Muhtari menambahkan, pihaknya telah memeriksa dua saksi yang merupakan karyawan Hotel Karebosi Premier Makassar. Selain dua karyawan hotel bintang empat itu, polisi juga telah menginterogasi teman korban.

"Sementara sudah dua orang dari karyawan hotel. Sudah ada temannya, cuma kita interogasi awal, nanti akan dipanggil," kata dia.

Muhtari menegaskan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Hal itu dilakukan guna mengungkap penyebab korban terjatuh dari lantai 19 hotel.

'Ini kan baru memeriksa saksi. Kan begini, tadi malam kan sudah dilakukan pemeriksaan dua karyawan hotel dan ini masih kita gali dan proses penyelidikan dulu,' tegasnya.

Bukan Tamu Hotel

Sebelumnya, tamu Hotel Karebosi Premier digegerkan penemuan mayat perempuan di area parkiran, Rabu (9/11) malam. Perempuan itu tewas usai terjatuh dari Lantai 18 Hotel Karebosi Premier.

Mayat korban pertama kali ditemukan sekira pukul 21.20 Wita. Informasi yang dihimpun, jasad perempuan nahas itu diduga terjatuh dari lantai 18 hotel.

Pengelola Hotel Karebosi Premier, Binsar G Samosir mengatakan, korban bukan tamu kamar, tetapi hanya berkunjung. Meski demikian, ia tak mengetahui pasti identitasnya.

"Dia bukan tamu kamar. Dia cuma datang berkunjung, kita juga belum jelas. Intinya kita serahkan ke pihak kepolisian untuk tindak lanjuti," ujarnya kepada wartawan.

Binsar mengaku mendapatkan informasi bahwa korban jatuh dari lantai 18. Ia mengaku lantai 18 merupakan area kolam renang dan restoran.

"Kalau kita dengar jatuh dari Lantai 18, (area) kolam renang," ungkapnya.

Ia menegaskan keamanan area kolam renang sudah dirancang seaman mungkin. Bahkan, pagar pembatas area tersebut setinggi 1 meter.

"Keamanan sebenarnya sekeliling kolam ada pagar dan ada karyawan. (Pagar) dari besi dan batu 1 meter lebih," tuturnya.

Binsar juga mengaku sudah menyerahkan CCTV atau kamera pengawas di Lantai 18 kepada pihak kepolisian. Ia pun menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

"Yang pasti kita akan tinjau kembali. Kita akan minta laporan dari kepolisian bentuk kejadiannya seperti apa," ucapnya. [yan]