Perempuan yang Terbiasa Mandiri, Hidupnya Takkan Gampang Resah

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Perjalanan hidup tak selalu mudah. Bahkan semakin bertambah usia kita, bisa jadi akan semakin berat tantangan hidup yang akan kita hadapi. Masalah pun bisa datang silih berganti. Jika diri kita sendiri tak punya keberanian untuk memperjuangkan hidup kita sendiri, maka kita bisa terpuruk sendiri.

Menjadi perempuan mandiri, itu salah satu cara yang bisa kita pilih untuk bisa lebih tegar hadapi berbagai persoalan hidup. Sebab tidak setiap saat kita bisa meminta bantuan orang lain dan tidak setiap waktu ada orang yang bisa menolong kita, maka kita perlu membekali diri dengan kemandirian.

Berani Mandiri, Lebih Berani Atasi Berbagai Persoalan Hidup

“Having someone do certain things for you is like getting someone to chew your food for you. It might be easier to swallow but it loses all its flavor and it will be covered in spit. And you want the flavor!”― Ze Frank

Saat kita sudah terlatih hidup mandiri, kita tak akan gampang panik ketika dihadapkan pada persoalan baru. Bayangkan bila selama ini kita terus bergantung pada bantuan atau belas kasihan orang lain, maka mental kita tidak akan tertempa dengan cukup. Kalau terbiasa menggantungkan semua hal pada orang lain, kita akan kepayahan sendiri ketika dihadapkan pada hal yang perlu kita atasi seorang diri.

Perempuan yang Mandiri Lebih Menghargai Hidupnya

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PRImageFactory
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PRImageFactory

“Self-reliance is the highest expression of self-respect.”― Mokokoma Mokhonoana

Menjadi perempuan mandiri, kita semakin menyadari bahwa hidup ini berharga. Kita makin menyadari bahwa hidup ini selalu layak untuk dipertahankan dan diperjuangkan. Karena diri kita sendirilah yang bertanggung jawab dengan hidup yang kita punya, maka kita pun akan berupaya melakukan hal-hal yang terbaik dan bermakna untuk hidup kita. Kita menghargai hidup kita sebagaimana kita menghargai diri kita.

Perempuan Mandiri Takkan Terlalu Banyak "Drama" saat Menghadapi Masalah

“After enough failed attempts to rescue myself, I finally realized that I am my own worst first responder.”― Craig D. Lounsbrough

Memang tidak mudah untuk bisa langsung kuat ketika baru terjatuh karena sebuah masalah. Namun, setidaknya seorang perempuan mandiri takkan terlalu banyak "drama" ketika dihadapkan pada suatu persoalan yang perlu segera diselesaikan. Orang pertama yang paling bisa diandalkan untuk mengatasi sebuah masalah adalah diri sendiri. Dengan menyadari hal itu, maka kita akan bersikap lebih dewasa saat mencari jalan keluar dari sebuah persoalan.

Perempuan Mandiri Punya Kelebihan Tersendiri

“A queen—a queen who bowed to no one, a queen who had faced them all down and triumphed. A queen who owned her body, her life, her destiny, and never apologized for it.”― Sarah J. Maas, A Court of Mist and Fury

Dengan menjadi lebih mandiri, kita punya kemampuan untuk meringankan beban orang lain. Tidak terlalu merepotkan orang lain saat ada masalah. Berupaya melakukan yang terbaik dalam setiap hal dan pekerjaan. Ini merupakan kelebihan tersendiri yang dimiliki seorang perempuan mandiri.

Semoga kemandirianmu bisa membantumu untuk lebih kuat hadapi berbagai tantangan hidup, ya. Hidup mungkin tidak selalu mudah, tapi kita selalu bisa menemukan kekuatan baru untuk mengatasi ragam persoalan yang ada.

#ElevateWomen