Perencanaan Pembunuhan Brigadir J Selesai, Sambo Cs Menuju Lokasi Penembakan

Merdeka.com - Merdeka.com - Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J selesai dilaksanakan di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, Jl Saguling, Jakarta Selatan. Adegan selanjutnya bergeser ke rumah dinas Polri di Jl Duren Tiga.

Di rumah pribadi Sambo, total ada 35 adegan yang direka ulang. Adegan terakhir, Bharada E diminta mengambil senjata api di tas dalam laci mobil yang terparkir.

Pantauan merdeka.com, Selasa (30/80), proses rekonstruksi di rumah pribadi Sambo dimulai sejak pukul 10.00 Wib sampai sampai 14.32 Wib. Setelah itu, kelima tersangka memasuki salah satu mobil taktis Brimob yang terparkir di depan rumah Sambo dan langsung bergerak menuju rumah dinas di Komplek Perumahan Polri. Lalu, disusul oleh pihak kepolisian lain secara berurutan. Jarak antara rumah dinas dan pribadi Ferdy Sambo hanya sekitar 300 meter.

Meski rekonstruksi telah selesai, rumah pribadi mantan Kadiv Propam Polri itu tetap dijaga ketat oleh Brimob Polri bersenjata lengkap

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, proses reka adegan akan berlanjut di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Perumahan Polri. Lokasi itu menjadi tempat kejadian penembakan Brigadir J.

"Kita sekarang persiapan yang Duren Tiga. Habis ini berangkat," kata Dedi, Selasa (30/8).

Sebelumnya, Dedi mengkonfirmasi Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf mengenakan baju tahanan oranye saat menggelar rekonstruksi. Sementara Putri Candrawathi mengenakan setelah baju berwarna putih.

Penembakan Brigadir J

Brigadir J tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Polisi awalnya menyebutkan Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E atau Richard Eliezer Pudhiang Lumiu. Belakangan, polisi meralat pernyataan tersebut dan kematian Brigadir E ditetapkan sebagai pembunuhan berencana yang melibatkan Sambo.

Dalam kasus pembunuhan ini, polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Brigadir RR atau Ricky Rizal, KM atau Kuat Ma'ruf, dan istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi.

Dari lima tersangka, empat di antaranya disangkakan dengan pasal pembunuhan berencana, yakni Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Empat tersangka ini ialah Irjen Ferdy Sambp, Putri Candrawathi, Brigadir RR, dan KM. Sedangkan Bharada E dikenakan Pasal 338 KUHP Juncto pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Reporter Magang: Syifa Annisa Yaniar [lia]