Performa Klub Jateng-DIY hingga Pekan ke-8 BRI Liga 1 2022 / 2023: Mulai Merangsek ke Papan Tengah

Bola.com, Jakarta - BRI Liga 1 2022/2023 sudah berjalan delapan pekan. Selama delapan pekan ini sudah cukup banyak yang terjadi di liga level tertinggi di Indonesia itu.

Ada enam pelatih yang sudah kehilangan pekerjaan dalam mengarungi BRI Liga 1 2022/2023. Sebut saja Javier Roca, Jacksen Tiago, Robert Alberts, Dejan Antonic, hingga terbaru adalah Eduardo Almeida.

Ada pula klub yang tampil konsisten seperti PSM Makassar, Madura United, Persija Jakarta, dan Bali United. Ada pula tim yang masih belum memiliki kemenangan seperti Persik Kediri.

Performa klub-klub dari Jateng dan DIY di awal musim ini juga menarik untuk disimak. Mereka kompak sedang merangsek menuju papan atas klasemen.

Padahal di awal musim, PSIS Semarang dan Persis Solo digadang-gadang bisa meramaikan persaingan papan atas. Sementara PSS tampil sesuai perkiraan sejauh ini.

PSIS Semarang

<p>PSIS Semarang - Ilustrasi PSIS Semarang (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

PSIS Semarang - Ilustrasi PSIS Semarang (Bola.com/Adreanus Titus)

PSIS Semarang adalah tim dengan kebijakan transfer paling menarik di musim ini. Mahesa Jenar mendatangkan tiga pemain asing baru yang sudah teruji kualitasnya di Indonesia.

Namun, performa PSIS di BRI Liga 1 2022/2023 justru jauh dari memuaskan. Mereka kini ada di posisi ke-13 klasemen dengan delapan poin.

Penyerang asing andalan, Carlos Fortes yang cedera mempengaruhi kekuatan PSIS. Selain itu, pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre pun sudah dipecat dari posisinya.

Alexandre tak bisa disalahkan dengan jebloknya PSIS di awal musim ini. Sebab, ia datang ke Semarang dalam kondisi tim yang sudah terbentuk.

Persis Solo

<p>Ilustrasi Persis Solo (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)</p>

Ilustrasi Persis Solo (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Persis Solo sempat menjalani fase tanpa poin di empat laga awal BRI Liga 1 2022/2023. Mereka pun sempat lama ada di dasar klasemen.

Namun, belakangan Persis mulai mengalami perbaikan performa meski belum terlalu signifikan. Muhammad Riyandi dan kawan-kawan kini keluar dari zona degradasi.

Mereka ada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan tujuh poin dari delapan laga. Persis masih harus melakukan banyak hal untuk memperbaiki diri.

Terdekat, mereka harus segera mengumumkan siapa pelatih tetap mereka. Hal serupa juga harus segera dilakukan PSIS Semarang.

PSS Sleman

<p>PSS Sleman - Ilustrasi 5 Pemain PSS Sleman (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

PSS Sleman - Ilustrasi 5 Pemain PSS Sleman (Bola.com/Adreanus Titus)

Dibandingkan dua tim di atas, penampilan PSS Sleman bisa dikatakan yang paling lumayan. Elang Jawa yang memiliki sembilan poin kini bertengger di posisi ke-12 klasemen sementara.

Tim asuhan Seto Nurdiyantoro pun sejauh ini masih belum terkalahkan saat bermain tandang. Dengan rincian satu kali menang dan tiga kali imbang.

Pekerjaan rumah PSS Sleman justru ketika mereka bermain di kandang sendiri. Dari empat laga kandang yang sudah dijalani di musim ini, PSS kalah tiga kali dan hanya menang sekali.

Pemain asing PSS terutama sang penyerang, Mychell Chagas juga menjadi sorotan. Sampai saat ini pemain asal Brasil itu belum bisa mencetak gol untuk PSS.

Yuk Intip Persaingan Tim Favoritmu Musim Ini