Performa Naik Turun Yamaha

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Berbekal hasil tes pramusim yang menjanjikan, pabrikan garpu tala diunggulkan dalam perebutan gelar juara dunia tahun ini.

Raihan podium Maverick Vinales pada seri Jerez dan Andalusia turut menegaskan, bahwa Yamaha tampaknya bisa berbicara banyak.

Namun, seiring berjalannya kejuaraan, skuad Iwata terseok. Tak hanya gagal merengkuh titel, juga harus dipaksa mengakui keunggulan tim satelit Petronas SRT.

“Kami mengalami naik turun sepanjang tahun. Kami memulai dengan tinggi pada awal tahun, dengan (finis) 1-2 di balapan pertama,” ucap Jarvis dalam konferensi pers jelang MotoGP Portugal lalu.

“Tetapi sementara kami langsung menang di Jerez, kami menemukan kelemahan (pada YZR-M1), masalah katup yang kami derita sejak seri pertama.

“Maverick (Vinales) sudah mengalami (masalah katup) saat FP1. Valentino (Rossi) berhenti ketika balapan dan Franco (Morbidelli) di Andalusia.

“(Masalah) ini telah mengikuti kami sepanjang tahun dan kadang-kadang itu mengganggu kesempatan pembalap kami untuk menunjukkan performa lebih baik.”

Lin Jarvis, Managing Director Monster Energy Yamaha MotoGP

Lin Jarvis, Managing Director Monster Energy Yamaha MotoGP<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Lin Jarvis, Managing Director Monster Energy Yamaha MotoGPGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images