Perhatikan ini sebelum membeli makanan olahan dalam kemasan

Pemerintah telah menetapkan regulasi untuk mencantumkan label kemasan dan label gizi pada pangan olahan. Agar aman dalam mengonsumsi berbagai makanan dan minuman dalam kemasan, Badan Pengawas Obat dan Makanan punya tips-tips yang bisa Anda terapkan.

"Pastikan kemasan dalam kondisi baik," kata Koordinator Kelompok Substansi Standardisasi Pangan Olahan Keperluan Gizi Khusus, Klaim dan Informasi Nilai Gizi, serta Pangan dengan Proses Tertentu dan Cara Produksi Pangan Tertentu BPOM Sofhiani Dewi, STP, M.Si di Jakarta, Kamis.

Sebelum membeli makanan dan minuman kemasan, pastikan bahwa kemasan tidak dalam kondisi penyok, sobek, rusak, mengelupas atau tintanya luntur.

Kedua, pastikan Anda selalu membaca informasi produk yang tertera pada label. Label pangan olahan berisi informasi yang penting diketahui konsumen sebelum membeli.

Dengan cermat memantau kandungan gizi, termasuk gula, garam dan lemak di label kemasan makanan olahan, masyarakat bisa memenuhi anjuran konsumsi gula sehingga bisa mencegah munculnya penyakit tidak menular seperti diabetes.

Anjuran konsumsi gula harian adalah tidak lebih dari 50 gram atau empat sendok makan, garam tidak lebih dari 5 gram dan lemak tidak lebih dari 67 gram.

Ketiga, pastikan produk yang akan dikonsumsi memiliki izin edar dari Badan POM. Anda bisa mengecek legalitas produk lewat BPOM mobile atau laman cekbpom.pom.go.id

Keempat, bacalah tanggal kedaluwarsa untuk memastikan makanan atau minuman yang akan dikonsumsi belum melewati tanggal kedaluwarsa. Sebelum mencapai tanggal kedaluwarsa, suatu pangan terjamin mutunya jika penyimpanan mengikuti petunjuk yang diberikan produsen.

Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional sekaligus Hari Diabetes Sedunia 2022, Nutrifood bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya batasi konsumsi gula harian beserta caranya untuk cegah diabetes.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari kampanye #BatasiGGL yang telah dijalankan Nutrifood sejak 2013 terkait pentingnya cermati konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) serta membaca label kemasan.

Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk hidup lebih sehat khususnya dengan membatasi asupan gula dan bagaimana membentuk gaya hidup sehat yang lebih baik agar terhindar dari risiko diabetes.

Baca juga: BPOM: Baca label kemasan bantu cegah diabetes

Baca juga: Produk pangan yang tak wajib cantumkan informasi nilai gizi


Baca juga: Siasati agar GGL tak berlebihan dengan baca label kemasan