Perhitungan Biaya Tambahan saat Liburan Karena Rapid Test Antigen

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Aturan wajib melakukan rapid antigen saat liburan berlaku sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2020. Dengan syarat ini para pelancong harus membawa hasil rapid antigen sebagai syarat keluar kota, tentunya tes tersebut butuh biaya ekstra.

Dilansir dari Detik, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan beberapa orang yang sudah merencanakan liburan dari jauh hari tidak menyiapkan dana budget untuk rapid antigen.

"Buat beberapa orang yang memang mereka nggak ada masalah dengan tambahan dana tersebut maksudnya budgetnya masih ada, ya mereka tetap berangkat liburan dan tetap dengan menjaga protokol kesehatan," kata Nugroho, dikutip dari detik.

Karena aturan ini, banyak para pelancong refund atau cancel untuk menghindar dari rapid antigen. Dilaporkan Detik, aturan pemerintah tarif termahal rapid test antigen di Pulau Jawa Rp 250 ribu dan luar Jawa Rp 275 ribu.

Bagi yang memiliki budget pas-pasan bisa menekan biaya pengeluaran. Contoh pengeluaran yang bisa ditekan yakni dengan mengurangi jumlah destinasi yang dikunjungi atau mengurangi belanja oleh-oleh.

"Jumlah destinasi tempat yang dikunjungi dikurangi, atau biasanya nih yang suka bikin jebol itu oleh-oleh sih biasanya menurut saya, artinya oleh-oleh cenderamata gitu kita jadi lapar mata," sebutnya.

"Yang bisa kita lakukan seperti itu artinya konsekuensinya adalah karena budget kita membengkak untuk rapid ini berarti kita harus mengurangi untuk cost pengeluaran yang lain," lanjutnya.

Berita Lainnya :

Maskapai Ini Bolehkan Penumpang Naik Tanpa Masker, Kok Bisa?

Ingin ke Luar Negeri? Simak Cara untuk Membuat Visa Berikut Ini