Perhoti dukung Food Estate Hortikultura dengan pasarkan produk lokal

·Bacaan 2 menit

Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Perhorti) mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi hortikultura melalui program food estate dan program jangka panjang lainya dengan memasarkan hasil produksi petani.

"Saya kira program food estate yang dikelola Kementan ini sangat bagus sekali, karena itu perlu kita dukung bersama. Di sana ada koorporasi petani dan ada juga teknologi. Dengan cara itu pengembangan horti pasti lebih cepat. Tentu kita siap membantu melakukan pemasaran hasil produksi hilirisasinya," kata Ketua Perhorti Slamet Susanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Slamet mengatakan produk hortikultura Indonesia saat ini sedang dibutuhkan masyarakat dunia seperti sayur dan buah segar yang asli dari Indonesia. Menurutnya, peluang tersebut wajib dikelola secara baik melalui proses penanaman dan hilirisasi yang berkualitas.

"Pada prinsipnya, kami dan Pak Menteri Syahrul Yasin Limpo itu sama. Kami ingin produk horti Indonesia makin kuat di pasar dunia. Karena itu kualitas harus kita tingkatkan," katanya.

Slamet menambahkan bahwa Perhorti juga terus gencar membesarkan pasar nasional di antaranya membuat perjanjian kerjasama dengan hotel dan restauran. Melalui cara itu, katanya, petani akan mendapat kepastian harga dan keuntungan yang jauh lebih menjanjikan.

"Produk horti kita itu harus bisa masuk di pasar-pasar hotel, pasar restoran dan pasar modern lainya. Dan itu contohnya sudah ada di Bali. Tentu akan kita kembangkan ke wilayah lainya," katanya.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus membangun kawasan hortikultura berkonsep klaster. Langkah ini perlu dilakukan untuk meningkatkan skala produksi yang jauh lebih besar. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun ribuan kampung hortikultura yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kita bangun sarananya, kita perbaiki irigasinya, dan kita sediakan bibitnya. Jadi konsep klaster atau kampung horti ini dapat menumbuhkan skala ekonomi bagi masyarakat sekitar," kata Prihasto.


Baca juga: Mentan: Temanggung-Wonosobo jadi percontohan food estate hortikultura
Baca juga: Kementan akan tambah food estate berbasis hortikultura
Baca juga: Mentan sebut "food estate" Humbahas jadi contoh korporasi hortikultura
Baca juga: Kementan gandeng "startup" bantu pasarkan produk hortikultura petani

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel