Periksa 18 Saksi Terkait Kematian Santri Gontor, Polisi Sebut Ada 2 Terduga Pelaku

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Polres Ponorogo, Jawa Timur, terus bekerja dalam pengungkapan kematian AM (17), santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang diduga korban kekerasan. Sebanyak 18 saksi sudah diperiksa, termasuk dua terduga pelaku.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengungkapkan, saksi tersebut juga berasal dari staf pengasuhan pesantren, dokter, dan beberapa staf IGD rumah sakit pesantren. Saksi akan terus bertambah seiring informasi dan keterangan yang didapat penyidik.

"Terupdate ada 18 orang saksi yang diperiksa sampai hari ini. Dan untuk beberapa saksi lain akan kami update lagi," ungkap Nikolas saat proses autopsi jenazah AM di TPU Sungai Selayur Palembang, Kamis (7/9).

Dari keterangan yang didapat, terduga pelaku berjumlah dua orang berstatus senior korban. Sementara dua korban lain sudah sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa di pesantren.

"Terduga pelaku saat ini masih proses pemeriksaan, sudah ada dua orang. Santri semua, senior korban," ujarnya.

Selama penyelidikan berlangsung, semua saksi dinilai penyidik kooperatif. Pihaknya saat ini fokus terhadap pembuktian aksi kekerasan yang dilakukan kedua terduga pelaku.

"Untuk motif dugaan sementara adanya kesalahpahaman saat kemah. Barang bukti yang diamankan becak untuk membawa korban dan pentungan," pungkasnya. [eko]