Peringatan 'D-Day' di Prancis digelar secara sederhana akibat COVID-19

Vierville-sur-Mer (AFP) - Peringatan ke 76 pendaratan tentara sekutu Perang Dunia II di Prancis pada Sabtu digelar sesederhana mungkin lantaran pembatasan pencegahan virus corona.

Perayaan yang biasanya menarik kerumunan besar diadakan tanpa kehadiran veteran dan sengaja dibuat "sederhana, biasa dan solid" demikian menteri angkatan bersenjata junior Prancis, Genevieve Darrieussecq.

Pertempuran tersebut melibatkan lebih dari 200.000 tentara dari kedua belah pihak pada akhir 6 Juni 1944, dan sementara jumlah kematian belum dipastikan, BBC mengutip sebanyak 4.400 di antara Sekutu, dengan estimasi 4.000 - 9.000 orang Jerman.

Di Vierville-sur-Mer, yang banyak dikenal sebagai Pantai Omaha, tim pemantau udara Patrouille de France mempertunjukkan dua atraksi pada Sabtu, menjejaki asap biru, putih dan merah untuk membuka upacara yang dihadiri oleh sekitar 100 undangan, termasuk duta besar dari delapan negara yang bersekutu dan Jerman.

Perwakilan dari Belgia, Inggris, Kanada, Denmark, Belanda, Norwegia, Polandia serta Amerika Serikat menandai operasi militer yang terdiri atas "tentara yang memperjuangkan nilai-nilai republik kami, kebebasan kami, demokrasi kami," kata Darrieussecq kepada media.

Usai bendera negara mereka berkibar dan karangan bunga diletakkan, upacara yang dipersingkat tersebut diakhiri dengan jet F-15 AS dan sebuah tanker terbang di atas kepala.

Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui cuitan di Twitter mengatakan: "Saya memikirkan mereka yang, ribuan kilometer dari rumah, berjuang membebaskan Prancis bersama petempur perlawanan kami.

"Mari kita berkumpul bersama, atas nama kebebasan. Jangan pernah melupakan pahlawan kita."

Marie-Christine Costy, presiden asosiasi setempat, mengatakan kepada AFP: "Sayangnya tahun ini kita tidak bisa menghadiri upacara, yang tidak pernah saya lewatkan, disayangkan."

Menurutnya, banyak orang yang membatalkan perjalanan ke area tersebut, yang menjadi "secuil bencana" bagi mereka yang bergantung pada pariwisata.

Saat banyak upacara turut dibatalkan, sejumlah acara digelar di pemakaman Inggris di Bayeux, di Pantai Juno, lokasi tentara Kanada mendarat, dan di pemakaman AS di Colleville-sur-Mer, di mana Charles Norman Shay (96) adalah satu-satunya veteran AS yang hadir.

Peringatan tersebut juga berlangsung di Arromanches dan Ouistreham untuk menghormati 177 marinir Prancis, yang merupakan satu-satunya pasukan Prancis berseragam yang berpartisipasi dalam pendaratan tersebut.