Peringatan Kemenkes, Pemda Sebaiknya Tidak Pemilih Soal Vaksin Covid-19

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Penerapan protokol kesehatan dan anjuran melakukan vaksin masih terus digalakkan, karena bagaimana pun kegiatan masyarakat kini sudah mulai banyak di luar rumah namun persebaran pemberian vaksin belum merata.

TERKAIT: Sebanyak 1,2 Juta Vaksin AstraZeneca dari Australia Kembali Tiba di Indonesia

TERKAIT: Bersiap, PPKM Level 3 Diterapkan di Seluruh Indonesia Mulai 24 Desember

TERKAIT: Cegah Paparan COVID-19, Epidemiolog: Kurangi Kerumunan saat Liburan

Karena kondisi inilah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meyakini bahwa Indonesia harus segera mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Kemenkes berharap pemerintah daerah (pemda) kabupaten atau kota tidak pilih-pilih vaksin Covid-19.

"Dan ini akan mempercepat kita untuk segera mencapai kekebalan kelompok dan kita bisa keluar dari pandemi menjadi endemi yang kita inginkan bersama,” kata Siti Nadia, Rabu (17/11/2021).

Protokol kesehatan tetap digalakkan

Ilustrasi suntik/copright shutterstock/REDPIXEL.PL
Ilustrasi suntik/copright shutterstock/REDPIXEL.PL

Beliau mengungkapkan pemerintah sudah menerapkan strategi untuk mengantisipasi varian Delta Plus AY.4.2. Meski saat ini mobilitas masyarakat semakin longgar karena level PPKM sudah terus menurun dan membaik, namun ia mengingatkan akan pentingnya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui, total vaksinasi dosis pertama hingga Selasa 16 November 2021 pukul 18.00 WIB sudah mencapai 132.006.377 dosis, sedangkan total vaksinasi dosis kedua telah mencapai 86.279.716 dosis.

"Kita terus dorong protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat, mengingatkan pemda untuk terus mencapai testing dan tracing optimal dan mendorong vaksinasi,” ujar Siti.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa akan ada penyesuaian pengaturan aktivitas masyarakat serta mobilitas yang diatur menyesuaikan data kasus dan kondisi riil di lapangan, termasuk mengantisipasi penularan Covid-19 selama masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.

"Pada prinsipnya pemerintah akan tetap mendukung kegiatan masyarakat asalkan dilakukan secara terkendali," ujar Wiku, Selasa (15/11/2021).

Itulah mengapa setiap orang tetap harus disiplin dan mengikuti peraturan dan protokol yang ada sehingga tidak ada lonjakan kasus Covid-19.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel