Peringatan Keras Panglima TNI, Pakai Masker Siapapun Bisa Kena COVID

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito kembali melakukan safari meninjau serbuan vaksinasi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.

Hari ini, Panglima TNI bersama rombongan menyambangi tiga lokasi serbuan vaksinasi di bilangan Jakarta Selatan. Ketiga lokasi yang disambangi orang nomor satu di jajaran TNI itu adalah, Cibis Park Fatmawati, SMA Lab School dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Kampus Hang Jebat Jakarta.

Di Cibis Park Fatmawati, Panglima TNI bersama rombongan disambut oleh Presiden Direktur Cibis Park (Bhumyamca Sekawan Group) Ahmad Umar. Umar menjelaskan kepada Panglima TNI bahwa pelaksanaan vaksinasi di tempatnya itu mampu mensasar 1000 orang perhari yang terdiri dari karyawan dan masyarakat sekitar Cibis Park.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Umar juga mengucapkan terimakasih kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah memberikan dukungan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari TNI hingga pelaksanaan serbuan vaksinasi dapat berjalan sesuai dengan target yang direncanakan.

“Disini target vaksinasi kita 1.000 orang perhari untuk karyawan dan masyarakat sekitar Cibis Park, Alhamdulillah bisa terpenuhi berkat bantuan dari Tenaga Kesehatan (Nakes) TNI dan mereka bekerja tidak mengenal lelah serta tidak mengenal waktu,” kata Ahmad Umar di hadapan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Selasa, 6 Juli 2021.

Usia mengunjungi Cibis Park Fatmawati, Panglima TNI serta rombongan kemudian melanjutkan kunjungannya untuk meninjau serbuan vaksinasi di SMA Labschool, Jakarta Selatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Badan Pengurus Daerah HIPMI DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat penerima vaksin. Dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan seperti, memakai masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.

Selain itu, Panglima TNI juga memberikan motivasi semangat kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terus berjuang mensasar vaksinasi kepada masyarakat luas, khususnya warga DKI Jakarta.

“Untuk tenaga kesehatan kalian telah melaksanakan tugas yang mulia tak ternilai dedikasi yang telah kalian berikan. Saya ucapkan terima kasih,” kata Panglima TNI.

Untuk diketahui, Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Lab School terdiri 14 orang dari Wisma Atlet (4 dokter TNI, 2 dokter relawan dan 8 perawat relawan), serta 15 orang Nakes dari Rumah Sakit Ruslani Gandaria. Di Lab School, para Nakes tersebut mampu memvaksin masyarakat hingga 1.000 orang perhari.

Kemudian, setelah dari Lab School, Panglima TNI dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kampus Hang Jebat Jakarta Selatan. Di situ Panglima berkomunikasi dengan masyarakat penerima vaksin. Dia kembali mengingatkan agar masyarakat terus berjuang melawan COVID-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan dengan sangat ketat.

"COVID-19 tidak memandang pangkat dan jabatan. Siapa pun, kalau tidak waspada kita bisa kena, jadi tetap gunakan masker,” kata Panglima TNI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel