Peringati Hardiknas, Unika Atma Jaya salurkan beasiswa Rp30 miliar

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menyalurkan beasiswa sebesar Rp30 miliar bagi calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Pemberian beasiswa ini merupakan wujud nyata kepedulian Unika Atma Jaya kepada calon mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual yang baik, namun kurang mampu secara finansial. Dunia pendidikan tidak boleh kehilangan generasi muda yang cerdas. Ini merupakan upaya mencetak generasi muda handal dan berkarakter Indonesia,” ujar Rektor Unika Atma Jaya, Dr Agustinus Prasetyantoko, di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan penyaluran beasiswa tersebut juga bertepatan dengan Dies Natalis Atma Jaya ke-62 dan juga peringatan Hardiknas. Pandemi COVID-19 yang menerpa selama dua tahun terakhir, juga membuat sebagian calon mahasiswa mengalami kendala keuangan.

“Beasiswa ini diberikan untuk mendukung anak-anak bangsa yang memiliki kemampuan akademis, akan tetapi mengalami kendala ekonomi,” terang dia.

Beasiswa bagi calon mahasiswa tersebut juga merupakan upaya kampus untuk memberikan akses pemerataan pendidikan bagi generasi muda Indonesia, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna menguasai dunia keilmuan bagi kemajuan peradaban bangsa.

Baca juga: Universitas Atma Jaya kembangkan perkuliahan di Metaverse
Baca juga: Unika Atma Jaya salurkan beasiswa sebesar Rp6 miliar bagi 60 siswa

Sebelumnya pada 2021, Unika Atma Jaya sudah menggelontorkan dana senilai Rp15 miliar untuk pemberian beasiswa secara nasional. Dalam tiga tahun terakhir, Unika Atma Jaya juga telah memberikan beasiswa berupa gratis SPP hingga biaya kuliah selama 4 tahun untuk semua program studi di Fakultas Pendidikan dan Bahasa.

Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja sama Unika Atma Jaya, Dr Yohanes Eko Adi Prasetyanto, mengatakan pemberian beasiswa tersebut dikelola oleh kantor beasiswa.

“Pemberian beasiswa ini sejalan dengan cita-cita pendiri Atma Jaya yakni Frans Seda, yang mana beliau menyatakan orang boleh tidak kuliah di Atma Jaya karena tidak mampu secara intelektual, tapi orang tidak boleh tidak kuliah di Atma Jaya karena tidak mampu secara finansial,” kata Eko.

Beasiswa tersebut tidak hanya berasal dari Unika Atma Jaya, akan tetapi juga berasal dari sejumlah mitra, alumni maupun individu yang peduli dengan dunia pendidikan.

Kepala Kantor Beasiswa Unika Atma Jaya, Fransisca Indah Tri Utami ST, mengatakan dana beasiswa tersebut akan diperuntukkan bagi 157 mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa penuh. Sementara sisanya akan diberikan beasiswa sebagian.

“Pemberian beasiswa sebagian ini nilainya sebesar Rp3 miliar. Ini programnya berbeda, karena kami bekerja sama dengan sekolah, beasiswa untuk anak guru, dan lainnya,” kata Fransisca.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin berharap Unika Atma Jaya utamakan toleransi
Baca juga: Rektor Atma Jaya: Fiskal perlu diarahkan untuk target jangka panjang
Baca juga: Rektor Atma Jaya perkirakan inflasi 2022 tidak bakal lebihi target

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel