Peringati Hari Bumi, aktivitas Ecopark Ancol diramaikan fotografer

·Bacaan 2 menit

Sejumlah fotografer meramaikan peringatan Hari Bumi bertajuk "Gembira Sayangi Lingkungan, Kehidupan Berkelanjutan" di ruang terbuka hijau Allianz Ecopark Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Febrina Intan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan ada tiga kegiatan utama yaitu lomba foto biota burung dan serangga di kawasan Allianz Ecopark, pengamatan burung di unit rekreasi Ancol.

Serta sesi khusus pembuatan pupuk eco enzyme kepada ibu-ibu kader bank sampah dan komunitas binaan yang diadakan oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) Allianz Indonesia.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga pengumuman pemenang lomba foto pada 19.00 WIB yang didedikasikan untuk mendukung perlindungan lingkungan dan memperingati Hari Bumi pada 22 April.

"Taman Impian Jaya Ancol tidak melewatkan momen Hari Bumi tersebut dan turut ambil bagian dalam mengedukasi serta meningkatkan kesadaran kita dalam upaya melindungi bumi," ujar Febrina.

Menurut Febrina, rangkaian kegiatan tersebut merupakan salah satu komitmen Ancol untuk menjaga kualitas lingkungan di kawasan rekreasi tersebut agar terus menjalankan program-program yang terdapat dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).

Hal itu juga sejalan dengan konsep pendidikan dan hiburan (edutainment) yang diusung manajemen Taman Impian Jaya Ancol untuk bisa memberikan nilai lebih yang ditawarkan kepada para pengunjung ruang terbuka hijau yang memiliki luas lebih dari 19 hektar ini.

Kawasan ruang terbuka Ecopark Ancol merupakan terobosan Manajemen Ancol yang merubah alih fungsi taman, dari lapangan golf menjadi ruang terbuka hijau, dan mengusung gaya hidup hijau dan sehat sejak 2011.

Kawasan itu memiliki fasilitas olahraga yang dapat dinikmati oleh pengunjung Ancol tanpa perlu mengeluarkan biaya lagi antara lain jogging track dan taman fitness. Selain itu terdapat pula wahana rekreasi untuk keluarga yaitu Faunaland Ancol dan juga The Learning Farm.

Pada kegiatan ini, Manajemen Ancol juga memberikan edukasi kepada para peserta mengenai manfaat keberadaan Ecopark sebagai salah satu ruang terbuka hijau terbesar di Jakarta bagi bumi.

Berdasarkan hasil perhitungan jejak karbon yang telah dilakukan pada awal tahun ini, disebutkan bahwa kawasan Allianz Ecopark berhasil menyerap 83,5 ton CO2e atau karbondioksida dari atmosfer.

Jika diasumsikan, jumlah tersebut setara dengan 280 kali penerbangan langsung rute Jakarta-Bali atau konsumsi listrik 1.500 rumah dalam satu bulan. Luar biasa manfaatnya.

Sejumlah mitra kolaborator turut dilibatkan dalam kegiatan ini antara lain Jakarta Birdwatcher Society dengan sejumlah peserta dari komunitas Teens Go Green Indonesia, Biodiversity Warrior (BW) KEHATI, Econusa Foundation serta siswa Sekolah Rakyat Ancol.

Ketua Yayasan Allianz Peduli yang juga membawahi CSR Allianz Indonesia, Ni Made Daryanti, mengatakan dukungan perusahaan pada inisiatif ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan serta wujud nyata dalam mengembangkan dan menjaga bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa kegiatan hari ini dapat menjadi investasi untuk masa depan serta menjadi landasan bagi generasi yang akan datang," kata Ni Made.
Baca juga: Usai Ancol dan BSD, Polda Metro bidik "street race" di Meikarta
Baca juga: Bazar UMKM "Jumat Beli Lokal" geliatkan Pasar Seni Ancol
Baca juga: 687 peserta ikuti balap jalanan di BSD

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel