Peringati Hari Film Nasional, Ada Fitur What to Watch di Google Search

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Masih ada satu catatan menarik dari peringatan Hari Film Nasional pada Selasa (30/3/2021) kemarin. Salah satunya, datang dari Google yang memfiturkan What to Watch di Google Search.

Fitur What To Watch diperkenalkan untuk membantu masyarakat menemukan informasi seputar film favorit. Ia juga merekomendasikan di mana film itu dapat ditonton secara resmi.

Saat menelusuri hal seperti film Indonesia di Google Search atau Asisten Google dari komputer atau perangkat seluler, Anda akan menemukan carousel “pilihan untuk ditonton” atau “rekomendasi untuk Anda.”

Mencari Sesuatu Lebih Spesifik

Logo Google di kantornya yang berlokasi di Roppongi Hills Mori Tower, Tokyo, Jepang. (Liputan6.com/ Yuslianson)
Logo Google di kantornya yang berlokasi di Roppongi Hills Mori Tower, Tokyo, Jepang. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Bahkan, ketika Anda mencari sesuatu yang lebih spesifik, seperti mengetik kalimat film romantis Indonesia atau film action Indonesia, maka hasil komplet tersedia untuk memuaskan dahaga akan informasi.

Anda juga dapat memberi rating film untuk meningkatkan rekomendasi ke pengguna. Dengan demikian, Anda bisa lebih akrab dengan film Indonesia dari masa ke masa.

Memperluas Cakupan

Google rilis data tren traveling masyarakat Indonesia berdasar aktivitas pencariannya. (Foto: unsplash.com)
Google rilis data tren traveling masyarakat Indonesia berdasar aktivitas pencariannya. (Foto: unsplash.com)

“Kami terus memperluas cakupan minat film dan acara TV yang luas untuk membantu semua orang mencari tahu apa yang harus ditonton,” beri tahu pihak Google lewat siaran pers yang diterima Showbiz Liputan6.com.

“Selain itu, Anda dapat setiap saat menonaktifkan aktivitas situs web dan aplikasi jika tidak menginginkan rekomendasi yang dipersonalisasi,” pihak Google menambahkan, Selasa (30/3/2021).

Darah Dan Doa

Usmar Ismail. (Public domain, via Wikimedia Commons)
Usmar Ismail. (Public domain, via Wikimedia Commons)

Sejak 1950, Hari Film Nasional diperingati setiap 30 Maret. Ini untuk mengenang perilisan film Darah dan Doa atau Long March of Siliwangi, mahakarya dari sineas Usmar Ismail.

Diperingati di tengah pandemi Covid-19, Hari Film Nasional yang ke-71 tahun ini tetap terasa istimewa karena sekaligus merayakan 100 tahun tokoh perfilman Indonesia Usmar Ismail.

Terima Kasih Telah Setia

Joko Anwar. (Foto: Instagram @jokoanwar)
Joko Anwar. (Foto: Instagram @jokoanwar)

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pekerja seni memperingati Hari Film Indonesia di akun medsos terverifikasi mereka. Joko Anwar misalnya, berterima kasih kepada penonton film.

Selamat hari film Nasional teman-teman. terima kasih telah setia menonton, mengkritik, dan merayakan film Indonesia selama ini. Selama pandemi, film sempat terhenti di biooskop. Tapi segera akan kembali lagi. Doakan, ya teman-teman!” katanya, kemarin.