Peringati Hari Internet Aman Sedunia, Toolkit Keamanan Keluarga Jadi Panduan Pengasuhan Anak Secara Digital

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Masyarakat kini sudah mendapatkan akses internet yang semakin mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurut riset Alvara Research Center, pengguna dapat mengakses internet yang meningkat dari empat hingga enam jam perhari menjadi lebih dari tujuh jam perhari. Bertepatan dengan Hari Internet Aman Sedunia, TikTok sebagai salah satu platform online menghadirkan Toolkit Keamanan Keluarga TikTok.

TikTok melihat fenomena ini patut menjadi perhatian bagi orangtua untuk turut berperan membimbing aktivitas anak remaja di dunia maya. Mengingat kalangan remaja menjadi kelompok masyarakat yang mendominasi pengguna internet di Indonesia.

Bekerja sama denga DQ Institute, TikTok menghadikan toolkit yang berisi panduan dan alat bagi orangtua dalam memahami pengasuhan anak secara digital. Ini menjadi upaya menciptakan lingkungan siber yang aman dan sudah dapat diakses di Pusat Keamanan TikTok.

Dengan tema "Together for a Better Internet", TikTok ingin di Hari Internet Aman Sedunia menciptakan internet sebagai tempat yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, terutama anak dan remaja.

Toolkit berisi panduan pengasuhan anak secara digital

Toolkit Keamanan Keluarga diluncurkan TikTok dalam memperingat Hari Internet Aman Sedunia dalam pembentukan karakter anak (Foto: TikTok)
Toolkit Keamanan Keluarga diluncurkan TikTok dalam memperingat Hari Internet Aman Sedunia dalam pembentukan karakter anak (Foto: TikTok)

Literasi Digital DQ Institute menunjukkan komitmen akan keamanan sebagai elemen penting dalam industri teknologi. Kolaborasi antara TikTok dan DQ Institute dibuat setelah pembentukan Dewan Penasihat Keamanan Asia Pasifik pada September 2020.

Toolkit Keamanan Keluarga TikTok ini berisikan 10 tips tentang pengasuhan digital pada anak remaja yang mudah diterapkan oleh orangtua untuk aktivitas di platform digital manapun. Selain itu, toolkit ini juga menjadi panduan lengkap mengenai alat keamanan keluarga yang dapat digunakan orangtua, termasuk cara penggunaan Pelibatan Keluarga, fitur yang memungkinkan akun orangtua dan akun anak terhubung. Sehingga aktivitas daring mereka dapat terkontrol dengan baik.

"Upaya dan komitmen kami dalam menciptakan lingkungan siber yang aman akan terus kami gaungkan demi kepentingan bersama. Perhatian kami kini berfokus pada pengembangan kebijakan, investasi teknologi, dan tim moderasi agar TikTok tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk seluruh penggunanya," kata Donny Eryastha, Head of Public Policy TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Kehadiran Toolkit Keamanan Keluarga TikTok diharapkan menjadi sumber edukasi sekaligus pandungan pengasuhan digital yang komprehensif bagi orangtua di Indonesia. Sehingga orangtua menyadari akan pentingnya keamanan, keselamatan, dan privasi daring anak remaja.

Simak video berikut ini

#Elevate Women