Peringati Hari Pahlawan, 5 Sikap Kepahlawanan Ini Patut Diteladani

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tepat hari ini, Selasa (10/11/2020) diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Ya, Hari Pahlawan diperingati untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pahlawan menjadi sosok yang mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Untuk itu, sikap seperti itu perlu dirawat dan dijaga.

Berikut beberapa sikap kepahlawanan yang patut diteladani, apalagi para bagi kaum muda, seperti merangkum dari Blog Klob.

1. Tulus dan rela berkorban

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@priscilladupreez
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@priscilladupreez

Untuk menyejahterakan kehidupan bangsa, para pahlawan perlu mengorbankan waktu, tenaga dan kehidupannya.

Ketulusan mereka untuk memberikan hal-hal yang berharga bagi kepentingan nasional bisa menjadi panutan bagi kita.

2. Membela keadilan

Anak-anak melihat salah satu koleksi sejarah di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Rabu (28/10/2020). Libur cuti bersama dimanfaatkan untuk mengajak anak-anak mengenal sejarah lahirnya Sumpah Pemuda sebagai bentuk edukasi agar memahami jejak perjuangan pahlawan sejak dini. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Anak-anak melihat salah satu koleksi sejarah di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Rabu (28/10/2020). Libur cuti bersama dimanfaatkan untuk mengajak anak-anak mengenal sejarah lahirnya Sumpah Pemuda sebagai bentuk edukasi agar memahami jejak perjuangan pahlawan sejak dini. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Ketidakadilan bisa menyebabkan perpecahan. Jika tidak diselesaikan, maka orang bisa kehilangan hak asasi mereka. Inilah mengapa pahlawan tergerak untuk melawan penjajah ketika orang lain diperlakukan tidak adil.

3. Keberanian

Anak-anak melihat salah satu koleksi sejarah di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Rabu (28/10/2020). Libur cuti bersama dimanfaatkan untuk mengajak anak-anak mengenal sejarah lahirnya Sumpah Pemuda sebagai bentuk edukasi agar memahami jejak perjuangan pahlawan sejak dini. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Anak-anak melihat salah satu koleksi sejarah di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Rabu (28/10/2020). Libur cuti bersama dimanfaatkan untuk mengajak anak-anak mengenal sejarah lahirnya Sumpah Pemuda sebagai bentuk edukasi agar memahami jejak perjuangan pahlawan sejak dini. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Keberanian bukan berarti tanpa rasa takut. Membela kebenaran pasti memiliki risiko yang perlu disadari. Namun, rasa takut tidak membuat mereka mundur atau menyerah begitu saja. Mereka akan tetap berpegang teguh pada prinsip.

4. Persatuan dalam kebinekaan

Ilustrasi Pahlawan. (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi Pahlawan. (Sumber: Pixabay)

Sebagai negara yang bersatu, Indonesia memiliki keanekaragaman. Oleh karena itu, "Bhinneka Tunggal Ika" digunakan sebagai semboyan nasional.

Indonesia dibangun di atas ideologi ini, karena para pahlawan sebagai perintis kemerdekaan memahami bahwa perbedaan bukanlah hambatan untuk menjadi negara yang kuat.

Semoga nilai-nilai ini dapat menjadi contoh bagi Anda untuk membangun negara yang berkelanjutan. Nilai-nilai penting apa yang perlu dijunjung Indonesia untuk berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: