Peringati HUT ke-76 RI dan Jelang 1 Dasawarsa, OJK Gelar Ceramah Kebangsaan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia, sekaligus jelang 1 dasawarsa OJK dengan mengadakan kegiatan Ceramah Kebangsaan untuk memperkuat berbagai usaha dan ikhtiar yang telah dan akan terus dilakukan OJK di masa Pandemi Covid-19.

Ceramah kebangsaan yang diisi oleh KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) hari ini bertemakan Peneguhan Cinta Tanah Air dan Semangat Pengabdian OJK.

“Upaya OJK melaksanakan tugas dan fungsi terkait pengaturan, pengawasan dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan dan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional, hanya dapat dilaksanakan secara optimal apabila seluruh insan OJK senantiasa meneguhkan kecintaan yang besar terhadap Tanah Air Indonesia sebagai pendorong utama kita untuk mengabdi sepenuh hati kepada lembaga kecintaan kita ini” kata Ketua OJK, Wimboh Santoso dalam sambutannya.

Rangkaian acara peringatan HUT ke-76 RI dan HUT ke-10 OJK ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat insan OJK untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan, yaitu memampukan OJK berperan lebih kontributif dalam pemulihan ekonomi dan pengendalian Covid-19.

Gus Mus dalam ceramahnya menyampaikan bahwa sebagai Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan budaya, kita harus selalu menjaga semangat persatuan dan rasa cinta tanah air yang mendalam yang diwujudkan melalui berbagai upaya untuk memulihkan Indonesia dari Pandemi Covid-19.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

10 Tahun Mengabdi untuk Indonesia

Ilustrasi OJK (Liputan6.com/Andri Wiranuari)
Ilustrasi OJK (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Gus Mus mengapresiasi OJK karena dalam 10 tahun mengabdi untuk negara Indonesia, kontribusinya untuk perekonomian Indonesia telah terasa manfaatnya di semua kalangan.

Untuk menutup kegiatan ceramah pagi ini, OJK mengadakan Doa untuk Negeri yang dilaksanakan terpisah per bidang kerohanian. Kerohanian Islam dipimpin oleh Dr. Atabik Luthfi, Kerohanian Kristiani dipimpin oleh Romo Gregorius Soetomo SJ, Kerohanian Hindu dipimpin oleh Jro Mangku I Wayan Sudarma, dan Kerohanian Budha dipimpin oleh Bhikkhu Attadhiro.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel