Perintah AKBP Andi Sinjaya Ghalib ke Kapolsek

Siti Ruqoyah
·Bacaan 1 menit

VIVAKapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya meminta masyarakat untuk tetap tenang pasca bom bunuh diri yang terjadi di gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.

Meski masih berada dalam satu provinsi, namun AKBP Andi memastikan semua warga dan fasilitas ibadah umat beragam dijaga ketat oleh aparat penegak hukum. Hal ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman warga dalam beribadah.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang untuk tetap tenang dan meningkatkan kepedulian terhadap tempat tinggal masing-masing," imbau AKBP Andi Sinjaya, Selasa 30 Maret 2021.

Kapolres mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan meningkatkan pengamanan baik terhadap kantor Polres dan Polsek Jajaran maupun pengawasan terhadap rumah ibadah serta Objek Vital yang ada di Kabupaten Enrekang bekerjasama dengan TNI dan Pemerintahan serta Elemen Masyarakat.

"Saya sudah memerintahkan kepada para perwira serta kapolsek untuk meningkatkan monitoring terhadap tempat ibadah serta Objek Vital, serta memerankan fungsi intelijen dan Babinkamtibmas dalam menyerap informasi di masyarakat," ucap dia.

Sementara itu, untuk video dan foto yang beredar soal ledakan diimbau agar masyarakat jangan ikut-ikutan menyebarkan.

"Jika kita ikut-ikutan menyebarkan maka sama halnya kita membantu teroris untuk menebar ketakutan di tengah masyarakat. Jangan ragu untuk melaporkan kepada Kepolisian Terdekat jika ada Orang maupun Barang yang mencurigakan apalagi membahayakan bagi masyarakat, kami siap 24 Jam bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran kami." kata Andi.

Baca juga: Sosok Pria yang Santai Berdiri di Kobaran Api Ledakan Kilang Minyak