Periode Buruk Barcelona di La Liga 2021/2022: Dari Kehilangan Messi Sampai Ganti Pelatih

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Awal musim La Liga Spanyol 2021/2022 tampaknya tidak bersahabat bagi Barcelona. Tim raksasa Catalan ini seperti harus menjalani periode yang cukup buruk untuk mengarungi kompetisi.

Barcelona untuk sementara atau memasuki pekan ke-10 La Liga, terlempar dari lima besar klasemen untuk berburuan gelar juara. Alih-alih bersaing dengan Real Madrid sebagai tim seteru abadainya, Blaugrana justru berada di papan bawah.

Barcelona terpaku di urutan sembilan dengan bekal 16 poin. Mereka tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen Real Sociedad yang sudah mengemas 25 angka.

Begitu juga di ajang fase grup Liga Champions. Barcelona baru meraih satu kemenangan dan berada di posisi ketiga grup E, di bawah Bayern Muenchen dan Benfica.

Hal ini tentu menjadi sebuah gambaran meorosotnya Barcelona pada awal musim 2021/2022. Bola.com merangkum beberapa periode buruk yang sedang dialami Barcelona dalam mengarungi musim ini. Berikut ulasannya.

Hengkangnya Pemain Bintang

Lionel Messi menangis dalam konferensi pers perpisahannya dengan Barcelona. (AP/Joan Monfort).
Lionel Messi menangis dalam konferensi pers perpisahannya dengan Barcelona. (AP/Joan Monfort).

Barcelona kehilangan beberapa pemain bintangnya di musim panas lalu. Paling menggegerkan tentu adalah Lionel Messi yang harus mengakhiri kerja sama dengan Barca pada 6 Agustus 2021 lalu.

Superstar Argentina yang sudah menjadi bagian dari sejarah Barcelona, mengakhiri kerjasamanya dengan tidak memperpanjang kontrak. Ia pun memilih meninggalkan Barca dan bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG).

Nama kedua adalah Antoine Griezmann, striker andalan Barcelona yang memilih kembali ke Atletico Madrid meski dengan status pinjaman. Padahal penyerang Timnas Prancis itu cukup diandalkan Barca dalam dua musim terakhir.

Pemain Lama Mulai Loyo

Enam menit berselang Philippe Coutinho kembali mendapatkan kesempatan mencetak gol. Percobaan jarak jauhnya via sepakan lob masih melenceng tipis dari sasaran. (AFP/Lluis Gene)
Enam menit berselang Philippe Coutinho kembali mendapatkan kesempatan mencetak gol. Percobaan jarak jauhnya via sepakan lob masih melenceng tipis dari sasaran. (AFP/Lluis Gene)

Barcelona sebenarnya memiliki segudang pemain dengan talenta luar biasa. Namun sayangnya beberapa pemain lama masih belum menggigit.

Nama-nama seperti Jordi Alba, Gerard Pique, Phillipe Coutinho, atau Ousmane Dembele belum dapat mengangkat peforma Barcelona.

Tentu hal ini menjadi catatan tersendiri bagi skuad Barca agar lebih dapat bersaing dengan tim-tim lain. Terutama Real Madrid yang cukup konsisten meski dengan pemain-pemain lama.

Rekrutan Anyar Belum Menggigit

Barcelona berhasil mencetak gol hiburan untuk mengubah skor menjadi 1-2 pada menit ke-90+7 lewat aksi Sergio Aguero usai meneruskan umpan tarik Sergino Dest. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai. (AFP/Josep Lago)
Barcelona berhasil mencetak gol hiburan untuk mengubah skor menjadi 1-2 pada menit ke-90+7 lewat aksi Sergio Aguero usai meneruskan umpan tarik Sergino Dest. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai. (AFP/Josep Lago)

Barcelona turut mendatangkan beberapa pemain baru menjelang musim ini. Dua di antaranya adalaha Sergio Aguero dan Memphis Depay.

Hanya Memphis Depay yang sukses untuk langsung nyetel dengan permainan Barcelona. Dalam 11 kali penampilan di La Liga, pemain asal Belanda itu mengemas lima gol.

Sayangnya, kiprah Depay tidak diikuti oleh Sergio Aguero. Eks bintang Manchester City itu baru mengoleksi sebiji gol dari empat pertandingan.

Kandas di El Clasico

Di awal babak kedua, Real Madrid memiliki peluang menambah gol pada menit ke-62. Sepakan Karim Benzema usai memanfaatkan umpan terobosan Luka Modric masih bisa diadang Marc-Andre ter Stegen. (AFP/Lluis Gene)
Di awal babak kedua, Real Madrid memiliki peluang menambah gol pada menit ke-62. Sepakan Karim Benzema usai memanfaatkan umpan terobosan Luka Modric masih bisa diadang Marc-Andre ter Stegen. (AFP/Lluis Gene)

Barcelona harus mengakui kekalahan dari musuh bebuyutannya Real Madrid dalam duel El Clasico jilid pertama musim 2021/2022.

Bermain di kendang sendiri Camp Nou, Barca menyerah 1-2 dari Madrid. Kekalahan yang menampar Barcelona karena kekalahan terjadi di hadapan para pendukung sendiri.

Kekalahan dari El Real tidak hanya mencoreng rekor pertemuan di El Clasico. Namun juga menghambat perjalanan Blaugraana untuk bersaing ke tangga juara.

Dipecatnya Ronald Koeman

Barcelona akhirnya resmi memecat Ronald Koeman pada Kamis (28/10/2021) pagi WIB. Keputusan Barca untuk mendepak Koeman tak lepas dari hasil minor yang didapat pada musim ini. (AP Photo/Manu Fernandez)
Barcelona akhirnya resmi memecat Ronald Koeman pada Kamis (28/10/2021) pagi WIB. Keputusan Barca untuk mendepak Koeman tak lepas dari hasil minor yang didapat pada musim ini. (AP Photo/Manu Fernandez)

Kesabaran manajemen Barcelona mencapai titik nadir dalam mengambil keputusan tegas terkait masa depan Ronald Koeman. Manajemen Blaugrana resmi memecat Koeman pada Kamis (28/10/2021) pagi WIB, menyusul hasil minor pada musim ini.

Barca meraih hasil buruk pada awal musim 2021/2022. Dari 13 pertandingan yang sudah dijalani, Barcelona hanya meraih lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan lima kekalahan.

Puncaknya ketika Blaugrana menyerah 0-1 dari Rayo Vallecano pada laga pekan ke-11 La Liga di Estadio de Vallecas, Kamis dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Vallecano disarangkan Radamel Falaco pada menit ke-30.

Kini untuk sementara posisi pelatih Barcelona diisi oleh Sergi Barjuan, sambil menunggu sosok pelatih kepala yang baru.

Di Mana Posisi Barcelona Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel