Peristiwa Menyeramkan Saat Mabuk dan Kecanduan Seks Mike Tyson Kumat

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kisah tentang legenda tinju dunia kelas berat Mike Tyson tak pernah habis untuk dibahas. Pemilik rekor juara dunia termuda itu adalah salah satu petinju paling populer di era 1985-2005.

Banyak kisah menarik yang dialami mantan petinju yang kini berusia 54 tahun tersebut. Selain prestasinya yang cemerlang di atas ring, Tyson juga kerap menghebohkan lantaran kelakuan dan pernyataanya yang kontroversial.

Tyson merupakan salah satu petinju yang paling disegani di masanya. 58 pertarungan dengan menang 50 kali (44 KO) dan hanya kalah enam kali, rasanya sudah bisa menggambarkan seberapa ganas Mike Tyson di ring tinju.

Tyson saat ini masih memegang rekor sebagai juara dunia termuda kelas berat, yang direngkuhnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari pada bulan November 1986.

Di luar ring, pada masa jaya dulu Tyson adalah sosok yang nakal. Tyson mengaku pernah memukuli tujuh pekerja seks komersial (PSK) sebelum menggunakan jasanya. Hal itu terjadi lantaran ia dalam pengaruh narkoba yang ia konsumsi.

Ya, memang sudah bukan rahasia lagi bawah Tyson ketika muda merupakan pecandu seks dan narkoba.

Prestasi, nama besar, dan uang berlimpah membuat Tyson mudah mendapatkan apa saja yang ia kehendaki. Tak terkecuali wanita panggilan.

Tyson menceritakan sekitar tahun 2009 dia memanggil 7 PSK sekaligus ke salah satu hotel untuk berkencan. Namun, sebelum bersenang-senang, Tyson menggunakan narkoba.

Kemudian dia mengalami paranoia sampai-sampai tega menghajar tujuh orang PSK hingga babak belur. Dia merasa tujuh PSK itu berniat jahat padanya.

"Malam itu saya tidak ingin sendirian, saya memiliki tujuh wanita di kamar. Saya juga punya morfin, kokain, viagra, ganja dan lainnya. Dan saya berada di titik terendah saya karena saya paranoid dan saya pikir para wanita ini mencoba merampok dan menjebak saya," ungkap Tyson, dikutip Daily Star.

"Saya mulai memukuli mereka. Saya merasa berada di tempat yang gelap. Namun ada tujuan, karena saya tidak ingin memberikan nyawa saya kepada mereka," sambungnya.

Setelah sadar dari pengaruh narkoba, Tyson menyadari apa yang ia lakukan pada tujuh PSK tersebut. Dia menyesal dan bertekad untuk tidak lagi menggunakan narkoba.

"Itu titik terendah saya, saya berada sendiri dan melakukannya secara berlebihan. Saya dikuasai setan dan saya menendang mereka semua," ucap Tyson.

"Sekarang saya merasa sangat beruntung bisa mencapai titik saat ini. Tidak ada kokain lagi. Tidak ada sama sekali. Saya sudah bersih,” ujarnya.

Di sisi lain, Tyson baru saja menjalankan laga comeback-nya dengan sempurna akhir tahun lalu. Dia bertarung melawan Roy Jones Jr dalam duel eksibisi di Staples Centre, Los Angeles, California, 28 November 2020.

Meski tampil dominan, pertarungan tersebut dinyatakan imbang. Sebab memang dalam aturan, tak ada perhitungan poin resmi. Namun, dari perhitungan Boxing Scene, sebenarnya pertarungan dimenangkan oleh Tyson, 80-72.

Kini, Tyson merencanakan pertarungan lanjutan. Demi mewujudkannya, dia sudah beberapa kali memamerkan persiapan dan kondisi tubuhnya. Dia tampak bugar dan otot-otot kekar masih menyelimuti tubuhnya.

Sejumlah lawan pun dikait-kaitkan dengan Tyson. Di antaranya adalah Evander Holyfield, Tyson Fury, Anthony Joshua hingga Lennox Lewis. Namun, hingga saat ini, Tyson belum mengumumkan secara pasti.