Perjalan Harmoko Menteri Penerangan Era Soeharto

·Bacaan 1 menit

VIVAHarmoko Menteri Penerangan pada era Presiden Soeharto telah meninggal dunia pada Minggu 4 Juli 2021. Dia adalah Harmoko yang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Semasa hidupnya Harmoko telah menjadi Menteri Penerangan RI pada era Orde Baru selama 3 periode berturut-turut yakni dari tahun 1983 hingga 1997. Selain itu, pria kelahiran 1939 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sejak tahun 1993 selama 5 tahun.

Sebelum terjun pada dunia politik, Harmoko merupakan seorang wartawan dan kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka. Harmoko juga pernah menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar berbahasa Jawa, Merdiko.

Harmoko dianggap bisa menerjemahkan gagasan-gagasan Soeharto kala itu, Bahkan, ia juga merupakan pelopor ide Kelompencapir yaitu Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa yang memiliki fungsi menyampaikan infomasi dari pemerintah ke publik.

Ketika pemilihan presiden tahun 1998, Presiden Soeharto sebetulnya berniat untuk mundur. Tapi, Harmoko mendukung untuk melanjutkan pemerintahan. Setelah kembali terpilih, ternyata gejolak krisis moneter semakin besar hingga terjadi kerusuhan pada Mei 1998.

Hingga Harmoko mengeluarkan keterangan pers dan meminta Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya. “Demi persatuan dan kesatuan Bangsa pimpinan DPR baik Ketua maupun Wakil Ketua, mengharapkan presiden Soeharto mengundurkan diri secara arif dan bijaksana,” jelasnya.

Setelah tumbangnya Orba, dan lahirnya Era Reformasi nama Harmoko tak terdengar lagi dalam dunia perpolitikan Indonesia. Hingga akhirnya ia dikabarkan meninggal dunia pada Minggu 4 Juli 2021 di RSPAD Gatot Soebroto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel