Perjalanan 10 KA jarak jauh di jalur utara dibatalkan

·Bacaan 1 menit

Jadwal perjalanan 10 kereta api jarak jauh yang melintasi jalur Utara Jawa Tengah dibatalkan selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 hingga 20 Juli 2021.

"Pada masa PPKM darurat, jumlah KA yang beroperasi disesuaikan, tujuannya untuk mengoptimalkan kebijakan pembatasan yang dijalankan," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro di Semarang, Sabtu.

Perjalanan sejumlah KA jarak jauh yang melintas di wilayah Daop Semarang yang dibatalkan keberangkatannya antara lain KA Argo Sindoro dan Argo Muria tujuan Semarang-Jakarta, KA Argo Cheribon tujuan Tegal-Jakarta, KA Brawijaya jurusan Jakarta-Malang, KA Gumarang jurusan Jakarta-Surabaya, KA Matarmaja jurusan Jakarta-Malang, KA Joglosemarkerto, serta KA Kaligung jurusan Semarang-Cirebon.

Baca juga: Ini persyaratan naik kereta api pada masa PPKM Darurat

Ia menjelaskan untuk mengetahui jadwal KA yang masih beroperasi, calon penumpang dipersilakan mengecek melalui aplikasi KAI Access atau laman PT KAI.

Calon penumpang yang sudah membeli tiket namun perjalanan keretanya dibatalkan, kata dia, uang pembelian tiket akan diganti 100 persen.

"Calon penumpang yang perjalanan keretanya dibatalkan akan dihubungi untuk proses pembatalan tiket," katanya.

Baca juga: KAI patuhi ketentuan pemerintah selama PPKM Darurat

Mekanisme untuk penumpang KA jarak jauh yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api, lanjut dia, disyaratkan untuk memiliki menunjukkan kartu vaksin COVID-19 serta surat keterangan negatif hasil tes usap PCR atau antigen.

Menurut dia, terdapat 40 stasiun KA di berbagai wilayah yang menyediakan layanan tes antigen untuk memudahkan calon penumpang.

"Calon penumpang yang tidak bisa menunjukkan persyaratan yang sudah ditentukan itu tidak akan diizinkan untuk melakukan perjalanan," katanya.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel