Perjalanan Adhitya Caesarico Membangun Aerostreet, Sepatu Klaten Tembus Pasar Global

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Adhitya Caesarico memulai bisnis sepatu pada 2015. Berawal dari menjual sepatu sekolah yang didistribusikan secara luring dari toko ke toko.

Saat itu, dia melihat jika ada sepatu masih menjadi kebutuhan sekunder masyarakat. Dia pun membuat sepatu yang dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan pilihan segmen, memproduksi sepatu pria.

Aerostreet, nama sepatu buatan Adhitya. Usai sekian lama hanya menjual sepatu sekolah, Adhitya memutuskan mengembangkan bisnis.

Dengan menjual model lain dan menambah variasi produk sepatu buatannya. Selain sepatu pria, Adhitya berinovasi menjual sepatu olahraga, kasual dan formal.

Seperti slogan dari Aerostreet “Now everyone can buy a good shoes,” itulah yang menjadi harapan Adhitya. Harapan semua masyarakat Indonesia dari kalangan manapun, dapat membeli sepatu berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Setelah berjualan secara luring, Adhitya memutuskan mengenalkan produk sepatunya secara daring melalui platform e-commerce. Pilihan jatuh pada platform Shopee, ditengah maraknya penjualan produk secara daring.

Awalnya, Adhitya belum memahami cara mengoperasikan toko secara daring. Dengan bantuan edukasi, pelatihan dan pendampingan yang diberikan Shopee untuk menerapkan literasi digital, akhirnya dia pun paham. Alhasil, dia bisa mengembangkan Aerostreet menjadi bisnis yang efektif dan efisien secara digital.

Tepatnya, Aditya mulai bergabung dengan Shopee pada November 2019, Aerostreet secara perlahan menambah penjualan sepatu yang dibuatnya hingga saat ini berhasil menjual puluhan ribu sepatu pria melalui aplikasi ini.

Dengan keberhasilannya tersebut, saat ini Aerostreet memiliki gudang dan tim produksi sendiri.

Di tengah pandemi yang menjadi tantangan bagi semua orang, bisnis Aerostreet sempat mengalami penurunan yang drastis.

Namun Adhitya Caesarico tidak tinggal diam, berbagai strategi dan adaptasi dilakukan Aerostreet untuk dapat terus bertahan. Dengan fokus untuk menjual dan memasarkan produknya secara digital di Shopee, digitalisasi bisnis akhirnya membuahkan hasil positif dan menaikkan hasil penjualan.

Masuk Pasar Global

Adhitya Caesarico memulai bisnis sepatu pada 2015.
Adhitya Caesarico memulai bisnis sepatu pada 2015.

Pada awalnya Adhitya belum pernah mencoba mengekspor produknya ke negara lain. Namun melalui program ekspor yang diberikan Shopee, Adhitya akhirnya dapat merasakan produknya merambah ke panggung global.

Senang dan bangga, itulah yang dirasakan Adhitya saat mengetahui produknya sudah bisa dibeli di luar negeri.

"Dengan program ekspor yang diberikan oleh Shopee, kami sudah dibantu untuk diberikan eksposur produk kami di luar negeri. Bersama program ekspor tersebut, kami mengalami peningkatan penjualan karena produk sepatu pria kami sudah dapat dibeli di negara-negara tempat Shopee beroperasi seperti Singapura dan Malaysia. Semoga Shopee dapat terus membantu pelaku UMKM untuk mempromosikan merek-merek Indonesia di luar negeri," ucap Adhitya.

Program Ekspor Shopee ini tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan penjualan produk sepatu Aerostreet, tapi juga memberikan lapangan pekerjaan baru bagi karyawan untuk bekerja di pabrik sepatu miliknya.

Dari awal berdiri hingga bisa memasuki pasar global bersama Shopee, Aerostreet dapat terus mempertahankan jumlah karyawan yang sudah ada selama pandemi.

Hal ini sejalan dengan tujuan Shopee yang berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, asosiasi gabungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SMESCO) untuk mewujudkan 500.000 eksportir hingga tahun 2030. Program dimulai awal Maret 2021 yang juga didukung Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perdagangan.

Kedepannya, Adhitya berharap dapat terus mempertahankan bisnis di tengah masa pandemi ini. Serta dapat meningkatkan penjualan dari Aerostreet. Itu karena dengan meningkatkan penjualan, maka bisa membantu mempertahankan perekonomian di Indonesia terutama masyarakat di daerah.

Adhitya juga berharap agar para pelaku UMKM dapat terus berkarya dan berjuang di masa sulit ini karena dengan tekad dan terus bekerja keras para pelaku UMKM pasti bisa bertahan dan tumbuh lebih besar lagi.

Dia mengaku usai bergabung ke dalam platform Shopee, Adhitya merasakan banyak manfaat terutama dapat menjangkau pembeli dari seluruh wilayah Indonesia.

Dengan berbagai program dan kampanye yang dimiliki oleh Shopee serta jumlah pengguna yang menyebar secara nasional, Aerostreet mendapatkan dampak yang signifikan lewat platform e-commerce ini dalam membantu peningkatan penjualan.

"Program dan kampanye yang diberikan oleh Shopee sangat membantu peningkatan bisnis kami secara maksimal. Jumlah peningkatan penjualan yang dirasakan oleh Aerostreet mencapai 5 kali lipat sejak awal bergabung di Shopee dengan mengikutsertakan Aerostreet ke berbagai program serta kampanye yang dimiliki oleh Shopee," ujar Adhitya dalam keterangannya.

Adhitya mengatakan bahwa peningkatan yang dirasakan juga terjadi pada saat kemeriahan hari puncak kampanye di Shopee. Penjualan Aerostreet bisa mencapai ribuan sepatu.

Selain program dan kampanye, Adhitya juga diberikan pelatihan dan edukasi dalam memasarkan produknya melalui kelas-kelas. Ini antara lain pendaftaran dan pengemasan produk, pemasaran, fotografi produk, copywriting dan masih banyak lagi.

Aerostreet juga berpartisipasi dalam kampanye yang dihadirkan Shopee yang mampu mendorong ketertarikan konsumen untuk berbelanja dan mengecek produk Aerostreet.

Aerostreet juga mengikuti program ekspor Shopee yang membuka kesempatan bagi para produsen dan penjual lokal, seperti Aerostreet dari Klaten ini, untuk bisa memasuki pasar global.