Perjalanan KA meningkat, Daop Madiun tingkatkan keandalan jalur rel

·Bacaan 2 menit

PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun melakukan perbaikan di sejumlah jalur rel di wilayahnya guna meningkatkan kualitas, keandalan, dan keselamatan seiring dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api (KA).

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan sesuai dengan program kerja tahun 2021 yang telah disusun, Daop 7 melakukan peningkatan kualitas jalur di dua lokasi sekaligus.

"Mulai dari Senin (7/6/2021) kemarin, telah dilakukan pekerjaan perbaikan jalur di JPL 83 tepatnya di KM 94 + 3/4 antara Stasiun Sembung-Stasiun Kertosono dan di JPL 90 KM 103 + 5/6 antara Stasiun Kertosono-Stasiun Baron," ujarnya di Madiun, Jatim, Selasa.

Menurut dia, perbaikan dan peningkatan keandalan jalur KA tersebut juga dalam rangka untuk memenuhi animo masyarakat menggunakan moda transportasi KA yang mulai naik. Karena itu, KAI juga akan meningkatkan pengoperasian KA reguler secara bertahap.

Sesuai data, sejak pemerintah mengizinkan tes GeNose C-19 sebagai syarat menggunakan transportasi kereta api dan dibukanya pelayanan tes GeNose di stasiun yang ada di wilayah Daop 7, maka perlahan penumpang kereta api kembali meningkat.

Adapun, peningkatan animo masyarakat menggunakan jasa KA pada tiga bulan terakhir bisa dilihat dari jumlah penumpang naik di wilayah Daop 7 Madiun. Pada Maret 2021 terdapat sejumlah 124.952 penumpang naik, April sebanyak 139.770 penumpang, dan Mei bertambah menjadi 153.216 penumpang.

"Seiring dengan meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api, maka faktor keselamatan menjadi perhatian, salah satunya dengan peningkatan keandalan jalur," katanya.

Ixfan menjelaskan proses peningkatan kualitas dan keandalan jalur tersebut dilakukan dengan pembongkaran aspal yang berada di kanan-kiri rel KA. Setelah aspal dibongkar akan dilakukan perbaikan geometri jalur. Setelah jalur dinyatakan stabil, akan dilakukan pengaspalan kembali.

Kegiatan dilakukan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB. Perbaikan dilakukan bertahap dengan menyesuaikan jadwal perjalanan KA.

"Jadi, tidak akan ada penutupan jalur, hanya arus lalu lintas akan sedikit tersendat pada dua lokasi perbaikan tersebut," kata Ixfan.

Dikarenakan kedua lokasi yang diperbaiki tersebut berada pada Jalan Raya Surabaya-Madiun yang merupakan jalan arteri nasional, maka kemungkinan akan terjadi kepadatan lalu lintas selama proses perbaikan tersebut.

Diimbau para pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut untuk lebih berhati-hati, karena dimungkinkan akan ada tumpukan material atau petugas yang berlalu lalang di sekitar lokasi, sehingga menghambat arus lalu lintas.

"PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun meminta maaf atas ketidaknyamanan dan terganggunya perjalanan akibat proses perbaikan jalur KA," tutup Ixfan.

Baca juga: KAI kembali operasikan tiga KA keberangkatan Daop 7 tujuan Jakarta
Baca juga: Masa pengetatan, Daop Madiun operasikan 14 KA jarak jauh
Baca juga: Stasiun Madiun layani 6.910 penumpang KA jarak jauh

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel