Perjalanan Karier Tukul Arwana yang Alami Perdarahan Otak, Kristalisasi Keringat Demi Meraih Mimpi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tukul Arwana dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (22/09/2021). Anaknya, Ega Prayudi, membenarkan bahwa presenter berusia 57 tahun ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit.

Tuan rumah Tukul One Man Show Indosiar ini mengalami perdarahan otak. Namun sang anak belum menjelaskan lebih rinci dan minta doa untuk kesembuhan Tukul Arwana.

Sebelum menjadi pelawak dan host papan atas seperti sekarang, kehidupan Tukul Arwana penuh perjuangan. Berikut profil Tukul Arwana dirangkum Showbiz Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (23/09/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Riyanto

Komedian Tukul Arwana saat melayat ke rumah duka Alm Eko Koeswoyo alias Eko DJ di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta, Selasa (28/3). Eko DJ meninggal dunia dalam usia 65 tahun. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Komedian Tukul Arwana saat melayat ke rumah duka Alm Eko Koeswoyo alias Eko DJ di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta, Selasa (28/3). Eko DJ meninggal dunia dalam usia 65 tahun. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Terlahir di Purwosari, Semarang, 16 Oktober 1963, dengan nama Riyanto. Karena ketika kecil sering sakit, orang tua kandungnya, Abdul Wahid dan Sutimah, mengubah namanya jadi Tukul Riyanto.

Melawak

Tukul Arwana Recording Lagu Religi 'Senyum'. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)
Tukul Arwana Recording Lagu Religi 'Senyum'. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)

Bakat melawak Tukul terlihat sejak kelas 6 SD. Ia mulai mengikuti berbagai lomba melawak di mulai dari tingkat kotamadya Semarang, provinsi, hingga level nasional.

Diangkat

Tukul Arwana berusaha tetap tegar saat sang istri sudah meninggal pada Selasa (23/8/2016). (Andy Masela/Bintang.com)
Tukul Arwana berusaha tetap tegar saat sang istri sudah meninggal pada Selasa (23/8/2016). (Andy Masela/Bintang.com)

Tukul kecil diangkat anak oleh tetangganya, Suwandi. Ketika Tukul duduk di bangku kelas 3 SMP Muhammadiyah Indraprasta, keluarga angkatnya mengalami kesulitan ekonomi. Ia mulai mencari perkerjaan untuk membantu perekonomian keluarga.

Bekerja

Tukul Arwana berusaha tetap tegar saat sang istri sudah meninggal pada Selasa (23/8/2016). (Andy Masela/Bintang.com)
Tukul Arwana berusaha tetap tegar saat sang istri sudah meninggal pada Selasa (23/8/2016). (Andy Masela/Bintang.com)

Setelah lulus SMA, Tukul mencoba berbagai pekerjaan. Selain melawak, ia pernah menjadi sopir angkutan umum dan sopir truk.

Jakarta

Tukul Arwana dan Susiana
Tukul Arwana dan Susiana

Pada 1992, ia pindah ke Jakarta. Kondisi ekonominya masih belum membaik. Ia sempat menjadi sopir pribadi. Pada 1995, ia menikahi Susiana, wanita berdarah Minang. Setelah menikah, ia bekerja di Radio Humor SK. Kala itu, Bagito, Patrio dan Ulfa Dwiyanti juga bekerja di sana.

Joshua

Tukul Arwana Recording Lagu Religi 'Senyum'. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)
Tukul Arwana Recording Lagu Religi 'Senyum'. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)

Wajah Tukul mulai dikenal publik setelah menjadi model video klip lagu “Air” dari penyanyi cilik Joshua Suherman pada 1997. Lagu ini jadi hit besar dengan refrain “diobok-obok airnya diobok-obok.” Setelah itu, tawaran menjadi pengisi acara TV mulai berdatangan.

Empat Mata

Tukul Arwana
Tukul Arwana

Nama Tukul Arwana melejit setelah program Empat Mata (mulai tayang 2006) yang dipandunya sukses besar. Ia kemudian dipercaya menjadi bintang iklan sejumlah produk dan pada 2008 main film layar lebar berjudul Otomatis Romantis dan Cinlok.

Usaha

Tukul Arwana
Tukul Arwana

Selain aktif sebagai presenter dan bintang iklan, Tukul Arwana memiliki usaha sampingan. Sang artis membuka restoran bakso yang memiliki beberapa cabang. Ia juga punya 9 kontrakan dan indekos, yang totalnya disebut mencapai 200 kamar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel