Perjalanan Tragis Praveen/Melati di Thailand Open

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Petaka menimpa ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus menelan pil pahit di BWF World Tour Super 1000 Thailand Open.

Berlaga di partai final, Minggu 17 Januari 2021 mereka hancur di tangan wakil tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai lewat rubbergame di Impact Arena.

Melihat perjalanan Praveen/Melati di Thailand Open cukup memukau. Mereka menghabisi Dua ganda Denmark, satu Thailand dan Prancis.

VIVA Bulutangkis merangkum. Babak 32 besar, mereka menghancurkan Niclas Nohr/Amalie Magelund dari Denmark. Kala itu Praveen/Melati menang dua game.

Babak 16 besar, giliran Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dari Thailand jadi korban. Praveen/Melati juga menang dua game.

Perempatfinal, kembali wakil Denmark mereka tumbangkan. Mathias Christiansen/Alexandra Boje keok dua game.

Semifinal, wakil Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue mereka tumbangkan. Praveen/Melati kembali menang dua game.

Tragis, Praveen/Melati harus menerima kenyataan. Final membara membuat mereka dilibas Dechapol/Sapsiree lewat rubbergame.