Perjuangan Bek Persebaya Pulih dari Cedera Berat ACL

Bola.com, Jakarta - Kabar baik didapat Persebaya Surabaya. Salah satu pemain belakangnya, Mokhamad Syaifuddin, perlahan pulih dari cedera berat yang menimpanya.

M. Syaifuddin telah menjalani pemulihan operasi lutut kanan hampir sebulan. "Kondisi saya semakin membaik, sudah mulai berjalan dengan normal. Hal ini melegakan," kata Syaifuddin.

Dia menjalani semua program yang diberikan oleh tim dokter dan fisioterapis Persebaya sejak operasi pada 18 April lalu.

Operasi dan pemulihan ACL (Anterior Cruciate Ligament) ini termasuk yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Karena itu, dia harus beristirahat lama. Menurut dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana, proses pemulihan akan memakan waktu enam bulan.

Pemain berusia 27 tahun ini mengalami cedera saat pertandingan melawan Persipura Jayapura pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020. Itu adalah pertandingan terakhir Bajul sebelum liga dihentikan karena pandemi virus corona atau Covid-19.

Syaifuddin mengaku tabah dan sabar menjalani pemulihan. Ia merasa diuntungkan karena Persebaya juga sedang tidak bertanding dalam waktu lama.

"Dulu saya juga pernah mengalami cedera seperti ini pada lutut kiri, jadi tidak kaget," ujarnya.

Suntikan Semangat dari Rekan Setim

Bek Persebaya, Mokhamad Syaifuddin baru saja menjalani operasi pengangkatan lipoma di Rumah Sakit Premier, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Syaifuddin mengungkapkan dukungan keluarga dan rekan setimnya membuatnya kuat.

Ia pun terus berkomunikasi dengan teman-temannya di tim meski tak bisa bertemu langsung. "Mereka terus memberi semangat buat bangkit. Saya kian termotivasi karenannya," ucap bek kelahiran 9 Agustus 1992 itu.

Pesepak bola yang namanya mencuat saat dirinya membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2013 yang berbuah medali perak tersebut mengaku intens menjalani latihan pemulihan.

”Saya hampir tiap hari latihan didampingi tim fisioterapis. Cedera yang saya alami tidak bisa sembarangan, saya harus benar-benar hati-hati saat menjalani latihan, perlu pendampingan,” katanya.

Saat nantinya enam bulan sudah menjalani periode penyembuhan cedera ACL, Syaifuddin tak lantas langsung bisa bermain. Ia harus juga mengatasi trauma sebelum benar-benar siap 100 persen menjalani laga kompetitif.

Video