Perjuangan Crazy Rich Malang Gilang Widya Pramana: Dulu Tukang Cuci Motor, Kini Jadi Presiden Arema

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Pengusaha asal Malang, Gilang Widya Pramana, telah menjadi Presiden Arema FC sejak Minggu (6/6/2021).

Pengusaha royal ini mencuat lewat bisnis MS Glow, Juragan 99 Trans, dan lainya. Pria berusia 32 tahun yang dijuluki Crazy Rich Malang ini memang baru sekarang terjun di dunia sepak bola. Namun dia mengaku sudah lama jadi fans tim Singo Edan.

“Saya lahir Probolinggo, tapi besar di Malang. Jadi darahnya, Arema. Dulu dari beli jersey (Arema) masih KW,” kata Gilang.

Saat ini, banyak orang tahu Gilang pengusaha sukses dengan beragam bisnis. Belakangan dia membeli jet pribadi untuk menyokong perjalanan bisnisnya.

Tapi beberapa tahun silam, dia masih belum dikenal banyak orang. Gilang merintis bisnisnya dari nol. Saat duduk dibangku SMA di Probolinggo dia mulai magang di bisnis travel sebagai tour leader. Itu dilanjutkannya sampai kuliah di Malang.

Selanjutnya dia membuka cucian motor. Namun Gilang juga punya pekerjaan lagi sebagai karyawan di Bank. Bisnis tambahan setelahnya justru lebih receh lagi. Membuat keset dari kain perca.

“Dulu apa saja saya kerjakan asal ada pemasukan,” kenang priya yang punya banyak kenangan manis dengan Arema FC ini.

Panggilan Hati

Pengusaha asal Malang, Gilang Widya Pramana, telah menjadi Presiden Arema FC sejak Minggu (6/6/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Pengusaha asal Malang, Gilang Widya Pramana, telah menjadi Presiden Arema FC sejak Minggu (6/6/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Setelah punya modal, ia merintis bisnis skin care bersama istrinya. Melihat potensi penghasilan yang besar, Gilang fokus dengan bisnis ini dan jadi titik balik kesuksesannya. Dia menambah bisnis transportasi bus pada 2018.

“Saya dari dulu suka mobil. Dan sempat jadi tour leader. Rasanya punya bus itu keren. Saya juga orang yang selalu bikin daftar apa saja yang diinginkan. Jadi senang ketika daftar itu tercapai,” sambungnya.

Setelah sukses besar, mimpi selanjutnya yang ingin direalisasikan. Yakni punya klub sepakbola. Awalnya Gilang mensponsori klub Bali United tahun 2019.

“Awalnya support jadi sponsor Bali United. Tapi setelah itu saya berfikir. Kok tidak Arema. Karena panggilan jiwa saya. Besar dan punya bisnis di Malang. Lalu saya disambungkan dengan direksinya, Pak Iwan Budianto. Jujur waktu itu saya ingin memberikan sumbangsih,” terangnya.

Gilang lewat brand MS Glow for Man awalnya jadi sponsor Arema musim 2020. Selain memberi dana, dia juga meminjamkan satu bus untuk operasional tim Singo Edan.

“Hobi saya kalau tidak mobil ya bola. Mimpi punya klub bola. Kalau bisa mengakuisisi klub. Bagi saya Arema FC, panggilan hati,” lanjut dia.

Dukungan dari IB

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, bicara perihal Piala Presiden. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, bicara perihal Piala Presiden. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Arema diprediksi lebih intensif berkomunikasi dengan Gilang setelah itu. Tahun lalu, dia sudah diajak bergabung dalam direksi Singo Edan dengan ditawari saham klub.

Pemegang saham mayoritas Arema, Iwan Budianto (IB) juga yang mengajaknya bergabung. Namun sampai awal tahun 2021 ini, Gilang masih berpikir plus dan minus terjun di industri sepak bola.

IB mengaku dalam sebulan terakhir makin intensif bertemu Gilang. Terutama di awal Ramadhan.

“Komunikasi kami sebenarnya sudah lama. Tapi sebulan terakhir lebih intensif. Akhirnya, dewan direksi memutuskan Gilang sebagai Presiden klub selama 3 tahun kedepan. Dia sudah memaparkan programnya. Ini bagus untuk Arema dari segi bisnis, pembinaan, hingga profesionalisme klub menuju Liga 1 bulan depan,” kata IB.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel