Simak, Ini Dia Perkembangan Covid-19 di Indonesia

·Bacaan 1 menit

VIVACovid 19 di Indonesia masih ada dan cenderung lonjakan kasus meningkat pada bulan Juni 2021. Perkembangan Covid-19 pada tahun 2020 di Indonesia sendiri diberitakan terjadi pada bulan Maret 2020 dan kemudian mengalami peningkatan di Bulan Juni 2020 serta mengalami penurunan kasus di bulan Oktober 2020 dan mengalami peningkatan lagi di bulan Desember tahun 2020.

Di tahun 2021 ini kasus Covid-19 sempat turun pada bulan April 2021 dan kemudian meningkat tajam di bulan Juni 2021. Terhitung setahun tertanggal 2 Maret 2020 - 1 maret 2021 jumlah kasus positif Covid 19 adalah sejumlah 1,34 Juta dengan kasus meninggal sejumlah 36.325.

Tercatat tiga Provinsi di tahun 2020 dengan kasus terbanyak yaitu DKI Jakarta sejumlah 13.358 kasus terkonfirmasi, Jawa Tengah sebanyak 11.366 kasus aktif, Jawa Barat berjumlah 11.244 kasus.

Di tahun 2020 Indonesia menduduki peringkat 4 di Asia dengan jumlah kasus positif terbanyak setelah India, Iran dan Turki. Di tahun 2020 terhitung 507 tenaga kesehatan gugur di 29 Provinsi dengan tercatat tiga tenaga kesehatan terbanyak yang gugur adalah dokter sebanyak 228 orang, perawat 167 orang dan bidan 68 orang.

Tahun 2021 jumlah peningkatan kasus memuncak di bulan Juni ditandai dengan beberapa Rumah sakit rujukan Covid 19 di Indonesia saat ini sudah mencapai overload dan melebihi kapasitas BOR dari rumah sakit.

Per tanggal 27 Juni 2021 tercatat 21.342 kasus baru Covid 19. Dikutip dari Worldsmeter Indonesia menduduki peringkat pertama dalam penambahan kasus positif Covid 19 dalam satu hari disusul Rusia dengan jumlah penambahan kasus 20.538 sehari dan Iran sejumlah 9.758 kasus baru sehari. Dilansir dari Worldsmeter Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Rusia untuk penambahan kasus kematian tertinggi sebanyak 409 kematian sehari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel