Perkembangan Paket Stimulus AS Dorong Pelemahan Rupiah

Dusep Malik, Arrijal Rachman
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan Kamis, 3 Desember 2020. Rupiah terus bergerak menjauhi level kisaran atas Rp14.100.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok nilai tengah rupiah di posisi Rp14.177. Melemah dari level kemarin Rp14.164.

Di pasar spot hingga pukul 11.00 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.134 per dolar AS. Melemah 0,06 persen dari level penutupan perdagangan kemarin.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengungkapkan pergerakan tersebut dipengaruhi oleh stimulus ekonomi di AS yang kembali mendapat pertentangan.

"Pasar akan memperhatikan proses persetujuan stimulus tersebut yang mendapatkan pertentangan dari pihak Demokrat di parlemen," kata Ariston hari ini.

Di sisi lain, DPR AS menyetujui undang-undang yang dapat menyebabkan perusahaan China termasuk raksasa seperti Alibaba dan Baidu dikeluarkan dari bursa AS.

Itu terjadi jika regulator di negara tersebut tidak diizinkan untuk meninjau audit keuangan mereka. RUU itu sekarang akan diserahkan kepada Presiden Donald Trump.

Di sisi lain, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 menjadi 4 persen dari prediksi sebelumnya sebesar 5,3 persen.

OECD menilai, masih ada kekhawatiran terkait situasi kesehatan atau pandemi COVID-19 serta kepercayaan konsumen dan bisnis yang masih rendah pada 2021. (ren)