Perkuat Pertahanan, Tank Leopard Yonkav-8 TNI Tembakkan Munisi Perang

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Suara dentuman tembakkan kendaraan tempur (Ranpur) lapis baja Tank Leopard menggema di sekitar Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan. Suara dentuman itu terdengar setelah sehari sebelumnya sejumlah kendaraan tempur milik TNI AD itu melewati perkampungan warga sekitar lokasi.

Tapi jangan salah, suara itu bukanlah suara tembakan yang dilontarkan oleh Tank Leopard untuk menghancuri musuh yang menyerang. Melainkan suara dentuman Tank Leopard yang saat ini tengah mengikuti Latihan Taktis Antar Cabang (Lattis Ancab) Kartika Yudha tahun 2020 yang digelar di Baturaja, Sumatera Selatan.

Ya, dalam sesi latihan tempur kali ini, enam unit kendaraan lapis baja milik Bataliyon Kavaleri (Yonkav) 8 diturunkan ke Puslatpur Baturaja, Sumatera Selatan.

Enam Tank Leopard Yonkav-8 TNI AD itu melakukan uji tembakan dengan menghancurkan target sasaran yang dituju dalam latihan perang yang dilakukan Antar Kecabangan Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad.

“Tembakan ini merupakan bagian dari tahapan dinamika pertahanan, dimana Alutsista dari seluruh kecabangan diuji kesiapan tempurnya, terutama kemampuan tembakan dan daya hancurnya terhadap sasaran,” kata Danyonkav-8 Mayor Kav Suharto melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA Militer, Minggu, 15 November 2020.

Untuk diketahui, enam unit Tank Leopard II A4 ini merupakan tank andalan Yonkav-8. Tank Leopard itu memiliki munisi kanon kaliber 120 mm dan peluru PSU kaliber 7.62 mm.

Sebagai informasi, tank gahar pabrikan Jerman ini memiliki karakteristik otomotif berupa mesin MTU MB 873 12 Silinder, Multi-fuel Liquid-cooled bertanaga 1.500 HP dengan transmisi otomatis dan mampu menampung bahan bakar hingga 1.200 liter.

Selain itu, dilihat dari dimensinya, yaitu panjang 7,72 m, lebar 3,75 m, tinggi 3 m, berat 56,5 ton, ditopang kemampuan menahan tekanan jejak 0,98 kg/cm dan bebas dasar 0,49 m, Leopard sangat dinamis bermanuver di medan tersulit sekalipun. Apalagi dengan dilengkapi persenjataan utama berupa Smoothbore Gun kaliber 120 mm L44 dan Coax/Psu MG kaliber 7,62 mm, tank ini semakin sangar menghancurkan sasaran tembaknya.

Baca juga : Panglima TNI Kumpulkan 5 Jenderal Perang TNI di Cilangkap, Ada Apa?