Perkuat strategi bisnis, RUPSLB MNC Bank setujui penambahan direksi

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank menyetujui penambahan direksi baru untuk memperkuat manajemen dalam menjalankan strategi bisnis di tengah pandemi.

Pemegang saham memutuskan untuk menyetujui pengangkatan Denny Setiawan Hanubrata sebagai Direktur Bisnis MNC Bank.

"Bapak Denny memiliki track record yang baik. Karena itu, kami yakin bisnis MNC Bank akan tumbuh lebih pesat dan luas dengan penambahan kekuatan manajemen ini. Dengan begitu, roda bisnis yang mendorong pemulihan ekonomi nasional dapat berputar lebih cepat," kata Presiden Direktur MNC Bank Mahdan melalui keterangan di Jakarta, Rabu.

Denny Setiawan Hanubrata merupakan salah satu bankir yang sudah berpengalaman luas di bisnis perbankan.

Memulai karir di Bank Bali sejak 1996, ia juga memiliki pengalaman ekstensif pada Bank Chinatrust Indonesia, Bank Permata, Bank DBS Indonesia, Bank UOB Indonesia, dan terakhir sebagai Business Director di Bank OKE Indonesia sebelum bergabung dengan MNC Bank.

Mahdan menambahkan MNC Bank sebagai unit usaha dari MNC Financial Services yang berada di bawah naungan MNC Group, yakin bahwa potensi bisnis Indonesia pada 2021 akan tumbuh pesat.

Oleh karena itu, lanjut Mahdan, saat ini adalah momentum baik untuk menambah kekuatan anggota direksi sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan serta potensi tersebut dan menjaga kualitas dari kredit yang disalurkan.

Pandemi COVID-19 sepanjang 2020 lalu memang mengguncang perekonomian dan pasar keuangan internasional dan Indonesia, sehingga menekan kinerja sektor riil dan meningkatkan pengangguran.

Mahdan menuturkan pengangkatan direktur bisnis menjadi salah satu strategi perseroan untuk mendongkrak kinerja bisnis sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: MNC Bank tingkatkan keamanan nasabah bertransaksi via mobile banking
Baca juga: BI perkuat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate
Baca juga: Bank Syariah Indonesia bisa proses KPR FLPP tahun ini