Perkuat Strategi Marketing Cross Sponsori X- Factor

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA-Setelah sukses mensponsori Indonesia Idol, CROSS Mobile kembali menjadi sponsor utama ajng adu bakat lainnya yakni X-Factor. Ajang ini sudah sukses di  40 negara dan merebut perhatian ratusan juta pemirsa televisi di dunia, kini program X-Factor hadir di Indonesia.
   
Menurut  Marketing Director Cross Mobilephone, Janto Jojo,   X Factor Indonesia merupakan ajang kompetisi bernyanyi dengan batasan yang luas. Semua penyanyi dengan usia di atas 15 tahun, baik solo maupun grup vokal mempunyai kesempatan yang sama,

Diutarakan Janto  , berbeda dengan kompetisi bernyanyi seperti Indonesian Idol yang mempunyai persyaratan usia antara 16-27 tahun, X Factor mencari peserta berusia minimal 15 tahun dan tanpa batas usia maksimal. Perbedaan lainnya  X Factor belum pernah ada di Indonesia adalah juri tidak hanya sekedar memberi penilaian ataupun komentar, tetapi juga tampil sebagai mentor bagi masing-masing kategori. “Ini sangat cocok dengan segmen smarphone kami yang didedikasikan untuk semua kalangan,”  kata Janto.

Cross, disebut IDC sebagai "vendor ponsel lokal terbesar" di Indonesia yang terus menempel ketat Nokia dengan merilis  40 jenis ponsel berbeda ke pasaran. Urut-urutan tersebut tidak jauh berbeda dengan kuartal kedua 2012, yakni di posisi pertama Nokia, CROSS, Samsung, Mito dan terkahir BlackBerry. Begitupun untuk kuartal ketiga, Nokia, CROSS, Samsung, Mito dan BlackBerry.

Menurut Janto  jika melihat data tersebut, Cross  menjadi   nomor satu untuk brand nasional. Karena dari data yang dilansir IDC, lanjut Janto, urut-urutannya  adalah Nokia, Cross Samsung, Mito, dan BlackBerry.

Untuk brand nasional hanya Cross dan Mito masuk lima besar. Mito berada di posisi empat. “Kami merasa bangga bisa bersaing ketat dengan Nokia yang notabene sebagai vendor global dan sudah malang melintang di industri ponsel. Sedangkan kami  kurang lebih baru 4 tahun terjun ke bisnis ponsel,” ungkap Janto.

Pertumbuhan pasar ponsel nasional terus merangkak naik. Dimana Indonesia berada pada peringkat ketiga untuk jumlah pengguna telepon selular di Asia Pasifik. Ketua Asosiasi GSM Asia Pasifik, Shigeyasu Suenaga, mengatakan bahwa Indonesia adalah termasuk salah satu negara dengan pengguna ponsel terbanyak di Asia Pasifik. Sekarang ini pengguna telepon genggam di seluruh Asia Pasifik mencapai tiga miliar pengguna. Untuk yang terbanyak pengguna telepon selular adalah Cina, kedua India dan ketiga Indonesia.

Menurut data yang dilansir oleh Asosiasi Telepon Selular Indonesia (ATSI), pengguna telepon selular di Indonesia mencapai 250 juta pelanggan. Bahkan angka tersebut akan semakin naik dikarenakan banyaknya ponsel berbasis Android dengan harga Rp. 1 jutaan. Untuk itulah para vendor nasional maupun global sedang bersaing sengit memperebutkan pasar tersebut.

Sedangkan Lembaga riset pasar IDC Indonesia, Rabu (21/11), merilis berita tentang kondisi pasar ponsel hingga kuartal tiga 2012. Menurut lembaga tersebut  pengiriman ponsel ke Indonesia mencapai 15,5 juta unit, naik 13 persen dari quartal kedua dan 14 persen dari periode yang sama tahun lalu. Kontribusi feature phone masih yang terbesar yakni 13,5 juta unit dibandingkan smartphone atau ponsel pintar yang hanya dua juta unit.

"Segmen ini (feature phone) didominasi oleh vendori Cross yang mulai secara ketat menyaingi Nokia dan Samsung," tulis IDC dalam siaran persnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.