Perlahan, Misteri Keberadaan Dua Ponsel Brigadir J Terungkap

Merdeka.com - Merdeka.com - Misteri keberadaan ponsel Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat perlahan terungkap. Hal itu dibeberkan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer saat bersaksi untuk terdakwa Ferdy Sambo.

Ia mengungkap ada perintah mengamankan barang-barang milik Brigadir J sepekan usai peristiwa penembakan.

"Seminggu kemudian Waktu mau diserahkan ke Propam Polda Jambi Yang Mulia," kata Adzan Romer, Selasa (8/11).

Adzan menerangkan, instruksi datang dari Kakorspri, Kompol Chuck Putranto. Ketika itu, mengabari untuk membawa barang-barang almarhum ke Biro Provost.

Hakim bertanya keberadaan barang-barang Brigadir J yang diamankan. "Barang almarhum itu ada di mana," tanya Hakim

"Ada di kamar ADC di Saguling," jawab Adzan Romer.

Adzan menerangkan, ditemani Bripka Ricky Rizal Wibowo masuk ke dalam kamar Brigadir J.

"Saya dengan Bang Ricky, Yang Mulia," ujar dia.

Adzan membeberkan daftar item barang yang diamankan diantaranya disebutkan telepon genggam.

"Ada baju, celana, sepatu, terus tas, ada koper juga, handphone ada dalam tas, tas ADC," ujar Adzan.

Hakim bertanya jumlah telepon genggam yang diambil. Selain itu mempertegas, apakah senjata turut disita.

"Berapa buah handphone," ujar Hakim

"Dua," jawab Adzan Romer.

"Ada senjata (milik Brigadir J)," hakim bertanya lagi.

"Tidak ada Yang Mulia," timpal Romer.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [rhm]