Perlahan Pulih, Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Capai 60 Ribu per Hari

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hingga pertengahan Oktober 2021, pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara Soekarno Hatta, menunjukan angka kenaikan yang signifikan.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno Hatta, M. Holik Muwardi menuturkan, kenaikan penumpang dan pesawat selama Oktober ini terjadi kenaikan. Meski, masih fluktuatif, kenaikan dapat diamati pada akhir pekan.

"Jadi di bulan Oktober ini kalau kita mengamati untuk penumpang saat ini di weekdays umumnya ada di sekitar 40-50ribu penumpang perharinya. Weekend kalau kita amati itu sekitar 50-60ribu penumpang perharinya,"ungkapnya, Rabu (13/10/2021).

Begitu juga dengan pergerakan pesawat, dimana pergerakannya pada saat akhir pekan mencapai 400 sampai 550 penerbangan perhatinya.

Jumlah pergerakan ini jauh lebih meningkat bila dibandingkan pada saat pengetatan PPKM Darurat diberlakukan di Indonesia. Dimana angka pergerakan penumpang hanya mencapai 10 hingga 11 ribu saja per harinya.

"Kalau dibandingkan dengan bulan Juli pada saat PPKM Darurat, itu penumpangnya 11 ribu perhari, ini di bulan Oktober sudah mencapai 50 sampai 60 ribu perhari," ungkap Holik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perketat Protokol Kesehatan

Sejumlah calon penumpang pesawat menggunakan alat pelindung diri (APD) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Senin (11/5/2020). Calon penumpang menggunakan APD untuk melindungi diri dari penularan virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Sejumlah calon penumpang pesawat menggunakan alat pelindung diri (APD) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Senin (11/5/2020). Calon penumpang menggunakan APD untuk melindungi diri dari penularan virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Meski begitu, Holik mengaku pihaknya semakin memperketat penerapan protokol kesehatan di bandara tersibuk se Indonesia itu. Sebab, semakin banyak penumpang di bandara, petugas di lapangan termasuk Satgas pencegahan Covid-19, mengingatkan kepada calon penumpang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Termasuk mempersiapkan syarat dokumen penerbangan sebelum penumpang diperbolehkan naik ke atas pesawat. (Pramita Tristiawati)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel