Perlintasan Sebidang Citayam-Depok Ditutup Permanen Usai Kecelakaan KRL Seruduk Mobil

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - PT KAI Daop 1 Jakarta menutup secara permanen sebidang perlintasan di rel kereta api Stasiun Citayam. Langkah ini dilakukan usai kecelakaan yang melibatkan KRL rute Bogor-Jakarta Kota dengan 1 unit mini bus.

Eva menyampaikan, penutupan ini sebagai respon PT KAI agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi. Pertimbangan lainnya adalah lintasan tersebut merupakan perlintasan liar yang berpotensi rawan kecelakaan.

"Betul, karena perlintasan sebidang lokasi kecelakaan KRL dengan mobil tidak memiliki pintu otomatis dan rambu peringatan, dan berdasarkan Undang-Undang perlintasan liar harus ditutup," ucap Eva saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (20/4).

Eva menyampaikan bahwa proses penutupan perlintasan dilakukan secara manual dan disaksikan langsung oleh Direktur Keselamatan DJKA.

Saat ini, mobil Honda Mobilio warna putih yang tertabrak KRL dari Bogor menuju Jakarta berhasil dievakuasi. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Rawa Geni sekitar pukul 06.45 WIB.

"Semuanya sudah clear, mobil yang tertabrak sudah berhasil di evakuasi," kata Kasie Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Tesi Hartati ketika ditemui di lokasi kejadian di Depok, Rabu (20/4).

Akibat dari kecelakaan itu, KRL 1077 jurusan Bogor-Jakarta Kota mengalami gangguan akibat menabrak sebuah mobil di antara Jalur hilir Stasiun Citayam-Depok. Penumpang di KRL gerbong yang lain harus dievakuasi karena tak bisa melanjutkan perjalanan.

"KA 1077 (Bogor-Jakarta Kota) tertemper (tertabrak) mobil di antara Jalur hilir Stasiun Citayam-Depok, saat ini KA masih dalam pengecekan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," seperti dikutip dari akun Twitter @CommuterLine. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel