Permadi: Habib Rizieq Soekarnois

Siti Ruqoyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Politikus Partai Gerindra KRT Permadi Satrio Wiwoho atau dikenal dengan nama Permadi, membongkar fakta mengejutkan mengenai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Permadi mengutarakan hal ini saat menjadi narasumber di youtube">YouTube milik Jaya Suprana. Di kesempatan itu, Permadi menyebut Habib Rizieq sebagai tokoh yang paling paham tentang Soekarno.

“Saya masuk ke kamar pribadinya Habib Rizieq, ada buku-buku Bung Karno tuh, penuh. Jadi Habib (Rizieq) adalah seorang Soekarnois, Islamnya nasionalis. Sesungguhnya Habib Rizieq adalah seorang doktor dengan disertasi Pancasila, tidak ada yang bisa jelaskan Pancasila sebaik Habib,” kata Permadi seperti dikutip VIVA.

Permadi juga membongkar sifat asli Habib Rizieq. Itu dia ketahui setelah diundang datang ke rumah HRS yang berada di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Permadi bahkan tidak disuruh salat bersama ketika kumandang azan.

“Habib Rizieq kan dikenal begitu ganasnya, itu bayangan orang. Tetapi kalau ketemu saya beda. Saya dirangkul. Saya disuruh main ke rumahnya. Saya pakai seperti ini, pakai blankon pakai kejawen terus tamu-tamu lain datang dan waktunya solat. Habib Rizieq mengatakan kepada saya, ‘maaf Pak Permadi, kita mau solat berjemaah. Saya tahu Pak Permadi enggak solat, tunggu di kamar pribadi saya. Pak Permadi ditemani salah satu santri saya sampai nanti selesai kita bicara’,” begitu kata Habib Rizieq seperti ditirukan Permadi.

Permadi juga mengutarakan ada kejadian penting saat dia datang ke rumah Habib Rizieq. Ada warga nonmuslim mau mengucap dua kalimat syahadat. Namun warga tersebut masih di bawah umur yakni berusia 16 tahun. Sosoknya perempuan. Seorang ulama membawa perempuan itu ke rumah Habib Rizieq untuk diminta saran terkait pindah agama tersebut.

Namun tak disangka, Habib Rizieq malah mengikuti saran yang dilontarkan oleh Permadi. Begini kata-katanya:

Habib mengatakan saya perlu saksi-saksi untuk menyaksikan anak ini, 1 istri saya karena dia perempuan dan saya panggil saksi ke-2 yakni Pak Permadi, temani saya. Ketika terjadi dialog, ulamanya mengatakan, Pak Habib, ini anak perempuan jadi mualaf dari Kristen bagaimana enaknya? Sebelum saya mutuskan, saya minta istri saya yang kasih keputusan. Tapi istri Habib kembalikan keputusan itu ke Habib Rizieq.

Lalu Habib Rizieq minta pendapat saya. Kalau saya bilang ini anak masih 16 tahun belum dewasa dan belum bisa memutuskan. Sebaiknya kembalikan ke orangtuanya biar dia yang minta izin pindah agama. Lalu HRS ambil keputusan mengikuti saran Pak Permadi,” begitu ucapan Habib Rizieq yang ditiru Permadi saat itu.

“Loh ini kan luar biasa sekali yang dikenal begitu galak tapi menurut saya itu Image saja,” kata Permadi. (ase)