Permen ESDM No 7 Tahun 2012 dapat Memicu Konflik

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Direktur Eeksekutif Indosolution Agus Muldya mengingatkan ketidakjelasan penerapan Permen ESDM No 7 dapat menimbulkan konflik sosial.
Menurut Agus muldya, Bea Cukai Sulawesi Selatan sudah mengeluarkan aturan larangan ekspor tambang kepada seluruh pengusaha.

"Empat hari lalu, saya menemukan surat dari bea cukai Poso akhir April. Tertulis, sejak 3 bulan Permen No 7 tahun 2012, maka larangan export sudah berlaku dan ada ancaman sanksi bagi yang tetap mengekspor," ungkapnya, Rabu (2/5/2012).

Pemerintah, katanya, seharusnya memperhitungkan banyaknya pengangguran jika pertambangan tutup. Termasuk, usaha rakyat di sekeliling tambang dan usaha terkait lainnya. Selain itu, banyak para penambang rakyat yang harus diperhatikan

"Pejabat di tingkat pusat sering lupa bahwa ada tambang rakyat juga. Ini, jumlahnya luar biasa banyak karena saat ini yang bereaksi di Sulawesi dan Indonesia Timur. Belum lagi di Kalimantan juga banyak termasuk Sumatera dan Jawa. Bisa jadi, rakyat yang terusik tidak perlu lagi menyampaikan aspirasi , tetapi kalau langsung men amuk,bagainana? Agus mengingatkan.

Ketidakjelasan permen ini, katanya lagi, bisa menjadi malapetaka bagi semua. Bagi pengusaha, meski baru punya ijin, sudah mengeluarkan miliaran rupiah. Agus mengungkapkan, bupati atau gubernur yang baru menjabat di daerah penghasil tambang hampir pasti atau merugi jika melaksanakan permen ESDM No 7 tahun 2012.

"Sebab, akan mengebiri penghasilan rutin untuk pendapatan daerah termasuk tertutupnya peluang usaha dan pekerjaan bagi penduduknya. Di sisi lain, gubernur dan bupati yang akan habis masa tugasnya bisa, memanfaatkan permen ESDM No 7 tahun 2012 sebagai posisi tawar untuk mendapatkan dana pemenangan pilkada. Atau, untuk pensiunnya jika sudah tidak bisa mencalonkan kembali," paparnya.

Permen ESDM No 7 tahun 2012 ini, kata Agus lagi, bisa jadi alat pemerasan yang dibungkus nasionalisme. Apalagi, jika dibiarkan dan tergantung interpretasi dan implementasi masing masing daerah dan dibiarkan diberlakukan begitu saja tanpa penjelasan dan sosialisasi, serta revisi atas masukan stake holder pertambangan,akan berbahaya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...