Permintaan freezer meningkat di tengah pandemi

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

Permintaan freezer (pembeku) makanan meningkat di tengah pandemi COVID-19 yang mendorong perusahaan elektronik meningkatkan inovasi produk pembeku agar kian menarik dan menjadi instalasi seni baik di rumah maupun ruang usaha.

"Selama ini freezer cenderung tidak berwarna dan kami ingin tingkatkan permainan (persaingan)," kata selaku pemegang merek barang elektronik Artugo, di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan seiring dengan kebutuhan pembeku makanan yang meningkat dan konsep "open kitchen" atau dapur terbuka, pihaknya ingin menjadikan freezer sebagai instalasi seni yang menambah estetika dapur maupun ruang usaha.

Baca juga: Kamar Dagang Eropa: UU Ciptaker dapat pacu daya saing produk Indonesia

Untuk itu perusahaan PMDN itu membalut freezer dengan sembilan warna pilihan agar sesuai dengan selera dan interior konsumen, yaitu warna Glamming Black, Rosy Red, Ruby Red, Stylish Grey, Pure White, Deep Ocean Blue, Sunny Gold, Shiny Silver, Moroccan Tosca Green.

Selain itu juga menyematkan berbagai teknologi terkini Wide Range Voltage Compressor yang kemampuan menjaga kinerja tetap optimal di tengah fluktuasi voltase listrik, teknologi 5 D Evo Cooling dengan pendinginan 5 sisi, serta penggunaan refrigerant ramah lingkungan R290 dan R600a yang hemat dalam konsumsi energi dan andal dalam kecepatan proses pendinginan.

"Dengan berbagai pembaruan teknologi yang ARTUGO lakukan serta strategi pemasaran yang matang, target menjadi 'brand leader' optimis dapat kami capai,” kata Robert Widjaja.

Baca juga: Produk digital terlaris di "warung" Mitra Tokopedia

Setelah memperkenal chest freezer pertamanya Juli 2020 lalu, Artugo, menurut Robert, pihaknya mampu menjual freezer sesuai target karena permintaan pembeku makanan sedang tinggi.

"Dari target 20.000 unit sampai akhir tahun, dalam 1-2 bulan (sejak Juli) sudah terjual setengahnya," kata Robert pada peluncuran penambahan lini Espiritos del Artugo.

Ia optimis dengan lini produk yang semakin luas mulai kapasitas freezer 100 liter hingga 1.600 liter ditambah warna estetik dan teknologi terbaru, maka target penjualan sekitar 3.000 unit per bulan akan tercapai.

Apalagi kini 12 cabang dan jaringan distribusi telah beroperasi di pulau Jawa,Sulawesi, Kalimantan, Sumatra hingga Papua telah beroperasi.

Product Marketing Manager PT Kreasi Arduo Indonesia, Paul Daniel menambahkan freezer Artugo tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta per unit.