Pernah Ditawari Akuisisi Tesla, CEO Apple Tim Cook Tidak Pernah Bertemu Elon Musk

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Di penghujung tahun lalu, Bos Tesla, Elon Musk sempat menyebut Apple menolak tawarannya untuk mengakuisisi Tesla yang saat itu sedang seret pendanaan.

Namun, cerita berbeda disampaikan bos Apple, Tim Cook yang justru menyebut belum pernah sama sekali berbicara dengan Musk.

Dikutip dari CEO Magazine, Senin (19/4/2021) dalam wawancaranya dengan The New York Times, Cook menyebut belum pernah sekalipun berkomunikasi dengan Elon Musk.

Meski begitu, dia mengaku kagum dengan kemampuan Musk membesarkan perusahaan. "Anda tahu, saya tidak pernah berbicara dengan Elon Musk, meskipun saya sangat mengagumi dan menghormati perusahaan yang dia dirikan," sebutnya.

"Saya pikir Tesla telah melakukan pekerjaan yang luar biasa tidak hanya untuk memimpin, tapi juga menjaga kepemimpinan untuk jangka waktu yang lama di industri mobil listrik, jadi saya sangat menghargainya," tambah dia.

Pada Desember 2020, Tesla sempat membeberkan ke publik bahwa menawarkan Apple untuk membeli Tesla dengan harga sepuluh kali lebih murah dari harganya saat ini. Informasi tersebut dibagikan Musk lewat akun Twitternya.

"Selama hari-hari tergelap program Model 3, saya menghubungi Tim Cook untuk membahas kemungkinan Apple memperoleh Tesla (untuk 1/10 dari nilai kami saat ini). Dia menolak untuk menghadiri pertemuan tersebut," sebut Musk dalam cuitannya 23 Desember itu.

Rivalitas Tesla VS Apple

(Doc: Digital Trends)
(Doc: Digital Trends)

Medan baru pertarungan Elon Musk dengan sejumlah bos perusahaan teknologi tampaknya kian meluas. Terutama rivalitasnya dengan Tim Cook, sosok yang sebelumnya tidak pernah terkait sama sekali dengan Musk.

Cook tampaknya akan menjadi pesaing baru Musk, terutama setelah Apple akan ikut mengembangkan mobil otonom yang juga mengaplikasikan konsep kendaraan berbahan bakar listrik.

Output mobil otonom dari proyek ambisisus yang diberi nama 'Project Titan' ini rencananya sudah bisa mengaspal pada tahun 2024 mendatang.

Apple diketahui sudah jauh-jauh hari memulai pengembangannya, memulai inisiasi awalnya dari tahun 2014 dan sempat mandek pada tahun 2019.

Apple dan Tesla diprediksi bukan hanya akan berkompetisi pada aspek penggunaan tenaga listrik saja, namun juga penggunaan sensor LIDAR yang dipakai Apple untuk teknologi kendaraan otonomnya.

Berbeda dengan Apple, Tesla diketahui menggunakan teknologi kamera untuk membantu kendaraan otonomnya mendeteksi benda-benda di depan kendaraan.

Meski kemudian diketahui teknologi mobil otonom yang dikembangkan Tesla ini tampak biasa saja dan levelnya masih jauh dari ideal.

Sang bos, Musk sendiri sudah sejak lama terlibat saling sindir dengan beberapa perusahaan pengembang mobil otonom dengan teknologi LIDAR. Ia mencela teknologi yang dikembangkan kompetitornya itu sebagai pekerjaan sia-sia.

"Lidar adalah sebuah pekerjaan yang sia-sia, Siapapun yang mengandalkan lidar tidak akan beruntung, (itu) adalah sensor mahal yang sebenarnya tidak diperlukan," sebutnya seperti dikutip dari TechCrunch saat hadir dalam acara 'Tesla's first Autonomy Day Event' pada tahun 2019 silam.

Reporter: Abdul Azis Said

Saksikan Video Ini