Pernah 'Heboh', Bupati Banyumas dan Cilacap Akhirnya Bertemu dan Ini Hasilnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Pemkab Banyumas sepakat bekerja sama untuk menyukseskan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung 3-20 Juli 2021.

Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi seluruh Forkopimda mengadakan pertemuan dengan Pemkab Cilacap yang dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, di halaman Gudang Bulog, Cindaga, Kebasen, Banyumas, Jumat sore (9/7/2021).

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengaku senang dapat bertemu dengan Forkompimda Banyumas. Menurutnya Cilacap dan Banyumas adalah saudara.

Kata Tatto, permasalahan yang dihadapi Banyumas dan Cilacap juga hampir sama. Maka alangkah baiknya dijalin kerja sama dalam penanganan Covid-19.

“Seperti disebut Pak Bupati bahwa banyak warga Cilacap yang ke rumah sakitnya ke Banyumas, demikian juga ada warga Banyumas yang ke Cilacap,” kata Tatto.

Bupati Cilacap maupun Bupati Banyumas memberi kesempatan kepada masing-masing anggota Forkompimda untuk memberi masukan dan saran dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Kerja Sama PPKM Darurat

Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi seluruh Forkopimda mengadakan pertemuan dengan Pemkab Cilacap yang dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)
Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi seluruh Forkopimda mengadakan pertemuan dengan Pemkab Cilacap yang dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa dari kesimpulan beberapa masukan masukan ada beberapa yang perlu adanya kesepakatan antara lain adalah penyekatan, kedua oksigen dan ketiga BOR Rumah Sakit.

“Kami berdua sepakat akan melakukan perjanjian kerjasama (PKS) terkait penyekatan, oksigen dan BOR Rumah sakit,” kata Husein.

Menurut dia, PKS itu akan menjadi payung hukum untuk dinas terkait untuk operasional di lapangan. Melalui kerja sama ini pula akan ada efisiensi seperti penyekatan yang semula misal ada 30 orang nanti masing-masing kabupaten hanya 15 orang.

“Ada kekurangan oksigen misalnya bisa saling membantu dan minjamkan,” kata Bupati Husein.

Rencana penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) akan dilaksanakan pada Sabtu (10/7/2021). PKS ini dibuat memperkuat koordinasi, komunikasi dan kolaborasi.

Varian India, Belanja dan Wisata

Diketahui, Bupati Banyumas Achmad Husein dan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji beberapa bulan lalu sempat terlibat 'kehebohan', jika tak mau dibilang 'konflik kecil'.

Pangkal soalnya adalah pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penularan Covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein sempat menyarankan agar ASN warga Banyumas yang bertugas di Cilacap, dan sebaliknya ASN beralamat Cilacap bertugas di Banyumas sementara waktu bekerja dari rumah (WFH) demi mencegah penularan Covid-19, terutama varian India yang kala itu terdeteksi di Cilacap.

Imbauan itu lantas direspons oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji. Tatto mengimbau agar masyarakat Cilacap yang bisa berbelanja, berwisata dan makan di Purwokerto beralih kebiasaan dengan berbelanja dan berwisata di Cilacap.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel