Pernah Merinding saat Mendengarkan Musik? Otak Kamu Istimewa

Sumiyati

VIVA – Pernahkah kamu merasakan, saat mendengarkan musik atau lagu tertentu, tiba-tiba kamu merasakan merinding? Jika ya, berarti otak kamu tergolong istimewa. 

Matthew Sachs, seorang mantan sarjana di Harvard, melakukan penelitian pada tahun 2016 dengan melihat orang-orang yang merasa merinding dan apa yang menjadi pemicunya. 

Menurut laman Independent, penelitian ini melibatkan 20 siswa, 10 di antaranya mengaku mengalami perasaan tersebut dalam kaitannya dengan musik, dan 10 lainnya tidak merasakan. Lalu, dia mengambil scan otak para siswa yang terlibat. 

Hasilnya, dia menemukan bahwa mereka yang berhasil membuat ikatan emosional dan fisik dengan musik sebenarnya memiliki struktur otak yang berbeda dari yang tidak. 

Penelitian ini menunjukkan bahwa mereka cenderung memiliki volume serat yang lebih padat yan menghubungkan korteks pendengaran mereka dan area yang memproses emosi, yang berarti keduanya dapat berkomunikasi dengan lebih baik. 

Temuan Sachs telah dipublikasikan di Oxford Academy dan dikutip oleh Neuroscience pada 2017.

"Gagasannya adalah bahwa lebih banyak serat dan peningkatan efisiensi antara dua wilayah, berarti Anda memiliki pemrosesan yang lebih efisien di antara keduanya," tulis temuan ini. 

Hal ini berarti jika kamu benar-benar merasa merinding saat mendengarkan musik, kamu cenderung memiliki emosi yang lebih kuat. Selain itu, sensasi ini juga dapat dikaitkan dengan ingatan terkait dengan lagu tertentu, yang tidak dapat dikontrol dalam pengaturan laboratorium. 

Dalam penelitian lebih lanjut, Sachs berharap dapat mengetahui apa yang menyebabkan reaksi ini secara neurologis dan benar-benar dapat mendapatkan pengobatan untuk gangguan psikologis. 

"Depresi menyebabkan ketidakmampuan untuk mengalami kesenangan dari hal-hal sehari-hari. Anda bisa menggunakan musik untuk terapis untuk mengeksplorasi perasaan," lanjut temuan itu.