Pernyataan Kontroversial Klopp: Premier League Sudah Aman

Satria Permana

VIVA – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, melontarkan pernyataan kontroversial tentang kelanjutan Premier League. Klopp merasa Premier League sudah cukup aman digelar seiring dengan ditemukannya fakta, ada enam elemen Premier League yang positif virus corona COVID-19.

Dari enam elemen yang ada, dua merupakan pelatih, lalu seorang penderita adalah pemain Watford, dan sisanya adalah staf klub. Klopp merasa temuan itu masih berada dalam batasan yang rendah dan membuat Premier League aman digelar.

Pemain Watford, Troy Deeney dan Abdoulaye Doucoure.

Proyek Restart, disebut Klopp, sudah sangat aman untuk digelar lantaran dengan fakta tersebut, Premier League akan bertindak lebih preventif untuk menggelar kembali kompetisi.

"Aman, tak ada satu pun yang mau membuat orang lain berada dalam bahaya. Semua tahu itu. Pemain pasti akan aman," kata Klopp dilansir The Sun.

"Melalui upaya tes sesering yang dilakukan di Jerman, itu jalan keluarnya. Sebenarnya, di Jerman ada 10 sampai 12 orang yang dinyatakan positif. Tapi, mereka tetap bermain," lanjutnya.

Pernyataan Klopp bukan tak mungkin menuai kontroversi karena Proyek Restart juga mengundang kecaman dari elemen internal Premier League.

Manajemen Watford menolak tegas Proyek Restart. Kapten mereka, Tron Deeney, juga menyuarakan hal yang sama.

Bek Newcastle United, Danny Rose

Sementara, bek Newcastle United, Danny Rose, menilai Proyek Restart sudah mengorbankan pemain dan membuat mereka menjadi tikus laboratorium.

"Apa yang terjadi di Jerman, menunjukkan kita bisa menciptakan sebuah kehidupan sosial dan berpikiran tak akan ada apa pun hal buruk terjadi. Sepakbola makin dekat untuk bisa digelar kembali, ini jadi pertanda bagus bagi semua orang," terang Klopp.