Perpisahan dengan Yamaha Berpotensi Membuat Maverick Vinales Kehilangan Pemasukan Rp169 Miliar!

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Situs Motorsport mengabarkan Monster Energy Yamaha telah memutuskan tidak akan menggunakan jasa Maverick Vinales pada balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, akhir pekan depan.

Artinya gara-gara aksi yang dianggap Yamaha berpotensi merusak mesin di MotoGP Styria, Maverick Vinales tidak tampil pada dua balapan berturut-turut di musim ini.

Masalahnya media internasional mulai mengabarkan, Maverick Vinales bahkan tidak akan lagi diturunkan oleh tim pabrikan Yamaha pada sisa balapan MotoGP 2021.

Speedweek bahkan sudah menghitung kerugian yang dialami Maverick Vinales jika tidak tampil pada sisa balapan MotoGP 2021 plus keputusannya untuk mengakhiri kontrak bersama Yamaha pada musim 2022.

Disebutkan, Maverick Vinales bakal kehilangan pemasukan setengah dari total 6,5 juta euro jika tidak tampil sampai penghujung MotoGP 2021.

Andai dihitung dengan nilai kontraknya bersama Yamaha musim depan, maka pembalap asal Spanyol itu total merugi 10 juta euro atau 169 miliar rupiah yang seharusnya masuk ke kantong dirinya.

Satu-satunya kabar baik, Maverick Vinales sudah menerima kontrak dari Aprilia untuk MotoGP 2022. Namun masih menurut Speedweek, eks pembalap Suzuki itu harus menerima nilai kontrak yang jauh lebih sedikit ketimbang di Yamaha.

Diyakini Maverick Vinales hanya mendapat kontrak 1,5 juta euro per tahun bersama Aprilia di MotoGP 2022.

Dilarang Mentas di MotoGP Inggris

Maverick Vinales (AFP)
Maverick Vinales (AFP)

Sebelumnya situs Motorsport melaporkan Yamaha kembali melarang Maverick Vinales turun pada balapan seri ke-12, MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 27-29 Agustus.

Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari tim Yamaha terkait kabar tidak diizinkannya Maverick Vinales turun pada balapan MotoGP Inggris.

Yang pasti kemungkinan masih ada kaitannya dengan keputusan Yamaha melakukan skorsing terhadap Maverick Vinales di balapan MotoGP Austria, akhir pekan lalu.

Penyebabnya pada balapan MotoGP Styria, pembalap asal Spanyol itu dinilai melakukan aksi pada motor yang berpotensi merusak mesin plus membahayakan dirinya dan juga pembalap lain.

Sejatinya Maverick Vinales sudah meminta maaf pada sebuah sesi konferensi pers khusus. Namun secara mengejutkan Yamaha masih melarang sang pembalap mentas di MotoGP Inggris.

Dikontrak Aprilia

Pembalap MotoGP Maverick Vinales bereaksi usai memenangkan pertandingan MotoGP Emilia Romagna 2020 di Sirkuit Misano, Misano Adriatico, Italia, Minggu (20/9/2020). Maverick Vinales keluar sebagai juara disusul Joan Mir dan Pol Espargaro. (AP Photo/Antonio Calanni)
Pembalap MotoGP Maverick Vinales bereaksi usai memenangkan pertandingan MotoGP Emilia Romagna 2020 di Sirkuit Misano, Misano Adriatico, Italia, Minggu (20/9/2020). Maverick Vinales keluar sebagai juara disusul Joan Mir dan Pol Espargaro. (AP Photo/Antonio Calanni)

Tim pabrikan Aprilia mengumumkan telah mengontrak Maverick Vinales untuk MotoGP 2022. Alhasil pembalap asal Spanyol itu bakal jadi rekan setim, Aleix Espargaro.

Mengutip situs MotoGP, Maverick Vinales mendapat kontrak berdurasi satu tahun tapi dengan opsi perpanjangan kontrak untuk musim 2023.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola mengatakan sangat senang timnya bisa memperkuat pembalap papan atas seperti Maverick Vinales.

"Kami sangat senang mengumumkan telah mengontrak Maverick Vinales, pembalap dengan level atas dan salah satu pembalap bertalenta di kelas premier," kata Rivola.

"Kami merasa terhormat bisa memberikan kemampuan maksimal kami untuk Vinales bersama antusiasme dan semangat kami. Saya percaya diri, seperti Aleix, ia bisa maksimal pada proyek kami yang sangat potensial," lanjut pria yang pernah bekerja di tim Formula 1 itu.

Sumber: Speedweek, Motorsport, MotoGP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel