Perpres Penghapusan Kekerasan Anak Diharapkan Lindungi Generasi Masa Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 101 Tahun 2022 tentang Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak. Peraturan ini ditandatangani, Jumat (15/7) lalu.

Adapun pertimbangan dari hal ini adalah karena tingginya kasus kekerasan pada anak di Indonesia. Perpres ini juga dinilai sebagai bentuk kesigapan pemerintah dalam memberantas kekerasan seksual pada anak yang saat ini masih sangat masif terjadi di Indonesia.

"Tentunya menyambut baik, karena memang angka kekerasan seksual pada anak itu sudah sampai pada taraf yang mengkhawatirkan. Artinya pemerintah pun tak menutup mata dengan fenomena ini dan langsung diterbitkan solusi konkretnya apa? Salah satunya adalah terbitnya perpres ini," ujar Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni dalam keterangannya, Selasa (18/7).

Selanjutnya, Sahroni berharap agar aturan ini bisa menjadi landasan kuat penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan seksual pada anak. Sahroni juga menegaskan komitmen di Komisi III untuk terus memastikan para mitranya, seperti kepolisian, kejaksaan dan lembaga hukum lainnya memiliki perspektif penegakan hukum yang berpihak pada korban.

"Adanya aturan ini tentunya menjadi landasan dalam penegakan hukum berperspektif korban baik di tingkat pusat maupun daerah. Kami sendiri di Komisi III akan memastikan para mitra kami menjalankan berbagai upaya penghapusan kekerasan seksual pada anak dengan sesuai aturan dan tentunya dengan memberi perlindungan pada korban," tandasnya. [hhw]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel